Tercengang melihat LPG berisi air, Ketua Komisi II Akan Melakukan Sidak
PAMEKASAN, (TransMadura.com) – Hae (32), Salah satu pengecer Liquefied Petroleum Gas (LPG), warga Dusun Baruh, Desa Dempo Timur, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tercengang setelah salah satu tabung gas warna melon tidak berisi gas. Melainkan tabung yang baru diterima dari salah satu pangkalan berisi air, Selasa (10/04/2018).
Dia mengaku membeli LPG ke salah satu pangkalan di desanya. Pada dasarnya kondisi tabung LPG tidak mencurigakan. Bahkan berat tabung yang berisi air dan hampir sama dengan tabung berisi gas. Pihaknya hanya mengulak untuk dijual kembali ke warga sekitar. Sebab keberadaan LPG di lingkungannya cukup terbatas.
”Saya kaget ketika ada satu elpiji dengan alas kardus justru basah mengeluarkan air. Setelah dicek ternyata tidak bau gas tabung,” ujarnya.
Jamaluddin salah satu saksi kejadian mengatakan ketika kejadian, tabung gas tidak bermuatan gas. Melainkan air. Menurutnya, Hae masih beruntung, dari banyaknya tabung yang baru dibeli, hanya satu tabung yang tidak sesuai atau palsu.
”Saya juga cek sendiri, tabung itu muatannya tidak mengandung gas. Setelah di bolak-balik, malah meneteskan air,” ungkapnya
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Apik mengaku kecewa dengan adanya temuan tabung LPG berisi air tersebut.
Menurutnya pengawasan pemerintah terhadap pendisitribusian bahan pengganti minyak gas ini cukup longgar. Seharusnya, bagian Sumber Daya Alam (SDA) dan perekonomian mengecek kondisi tabung di berbagai agen.
Sebab, penyaluran tabung LPG cukup jelas. Tabung tersebut diperoleh dari perusahaan pertamina, kemudian didistribusikan ke agen. Setelah itu, tabung dengan warna melon dijual ke berbagai pangkalan.
Kemudian dari pangkalan dijual ke pengecer. Atas kejadian tersebut, pihaknya berencana menggelar inspeksi mendadak (sidak) dalam waktu dekat ini.
”Kejadian ini merugikan masyarakat. Kalau tidak dikontrol, khawatir banyak tabung LPG berisi air. Harusnya beberapa pihak dari eksekutif mengontrol keberadaan LPG di tingkat masyarakat,” ungkapnya
Reporter : Imam
Editor : Red


