banner 728x90
Tak Berkategori  

Black Campaign Paslon Semakin Marak Jelang Penetapan Paslon Pilkada


PAMEKASAN,(TransMadura.com) — Menjelang penetapan peserta Pasangan Calon (PASLON) Bupati-Wabup pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (PILKADA) yang dijadwalkan tanggal 21 Februari 2018 mendatang, Black Campaign dari 2 kubu peserta pilkada Pamekasan, Madura, Jawa Timur, semakin marak.

Maraknya Black Campaign tersebut, dibenarkan oleh Calon Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman Paslon Kholifah. Kendati demikian, ia berharap kepada seluruh elemen masyarakat khusunya kepada rival politiknya untuk bersama-sama menahan diri dan tidak terpancing dengan adanya provokasi tersebut agar proses pemilukada tersebut suasananya tidak memanas.

banner 728x90

“Ketika ada pihak yang melakukan black campaign, sebaiknya dari pihak manapun tidak boleh membalas. Karena hal itu bisa menjadi runyam (memanas),” kata KH Kholilurrahman kepada sejumlah wartawan, Sabtu (03/02/18)

Pihaknya juga meyakini, bahwa black campaign akan hilang dengan sendirinya jika tidak direspon dan dibiarkan bergelinding dengan sendirinya.

“Kami punya keyakinan black campaign kalau tidak dibalas, maka akan hilang dengan sendirinya,” tegasnya

Selain itu, pihaknya juga menekankan kepada Tim Suksesnya agar tidak terpancing dan tidak meladeni adanya berbagai provokasi itu meski dialamatkan kepada pihaknya. Sebab, sekalipun pihaknya itu berbuat baik, maka bisa diplintir memjadi tidak baik.

Bentuk penekanan tersebut ia lakukan kepada timsesnya menjelang pelaksanaan pilkada serentak tahun 2018 ini, karena dari awal pihaknya berkomitmen untuk selalu menjaga kondusifitas daerah Kabupaten Pamekasan yang berslogan “Gerbang Salam” itu. (Iman/red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *