banner 728x90

Wabup Sumenep Minta Seluruh ASN Menjaga Kedisiplinan dan Mematuhi Aturan

Wabup Sumenep Minta Seluruh ASN Menjaga Kedisiplinan dan Mematuhi Aturan


SUMENEP, (TransMadura.com) – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diminta harus menjaga kedisiplinan dan mematuhi seluruh aturan.

Hal itu, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat, harus mematuhi tugas sebagai ASN.

banner 728x90

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim mengatakan, setiap ASN harus mampu menunjukkan kedisiplinan dalam berbagai aspek pekerjaan, mulai dari ketepatan waktu masuk kantor, kepatuhan terhadap ketentuan berpakaian, hingga perilaku dan pelaksanaan tugas sesuai aturan yang berlaku.

Itu dilakukan karena disiplin dalam bekerja merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, profesional, dan bertanggung jawab.

Baca Juga :   Pengecoran Angkur Perkuat Konstruksi Jembatan Belimbing di Manding

“ASN disiplin tidak boleh hanya muncul ketika ada pengawasan pimpinan atau inspeksi mendadak, tetapi aparatur harus memiliki kesadaran pribadi untuk menaati peraturan dan menjaga tanggung jawabnya sebagai abdi negara,” katanya usai apel dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) di depan kantor Bupati, Senin (19/10/2026).

Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap, seluruh ASN menjadikan disiplin dan tanggung jawab sebagai budaya kerja dalam mendukung terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas serta pemerintahan yang efektif dan akuntabel.

Karena itu, seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep harus meningkatkan kesadaran untuk bekerja secara tertib, profesional, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan sekaligus memahami tugas pokok dan fungsinya.

Baca Juga :   Jembatan Beton Laok Saba Dikebut, TNI AD Pasang Bondex dan Wiremesh

“Seluruh ASN berkomitmen disiplin dan tanggung jawab menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, sehingga pelaksanaan program bisa berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” terangnya.

Ia menyatakan, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hendaknya membangun budaya kerja yang disiplin bukan hanya bertugas mengawasi, tetapi harus memberikan contoh nyata dalam menaati aturan dan menjalankan tanggung jawab.

“Yang jelas, pimpinan mampu mendorong seluruh pegawai untuk menerapkan prinsip kedisiplinan secara konsisten di lingkungan kerja masing-masing,” pungkasnya.

(*)

banner 336x280