banner 728x90

Diduga Tak Sesuai Spek, Pembangunan KDKMP Meddelan Disorot Warga

Diduga Tak Sesuai Spek, Pembangunan KDKMP Meddelan Disorot Warga


SUMENEP, (TransMadura.com) – Pekerjaan proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng disorot.

Pasalnya, pekerjaan proyek dengan dana ratusan juta itu diduga tidak sesuai spesifikasi teknis. Indikasinya, penggunaan besi untuk tiang pancang diduga tidak sesuai standar. Di mana sebagian menggunakan ukuran besi di bawah 13.

banner 728x90

Selain itu, rabat beton lantai disinyalir tidak menggunakan wiremesh (ram besi) tapi memakai besi lonjoran biasa.

“Dugaan sementara dalam pembangunan KDKMP di Desa Meddelan tidak sesuai spesifikasi teknis yang sudah direncanakan di awal,” kata salah tokoh pemuda Meddelan, yang meminta namanya tidak disebutkan.

Menurut dia, ukuran diameter besi ada sebagian yang tidak memenuhi standar, yakni tidak mencapai 13 mm. Otomatis, ini mengurangi kualitas pekerjaan. “Itu di konstruksi tiang pancang dan balok,” ungkap pria dengan penampilan santai itu.

Baca Juga :   Jembatan Perintis Garuda Rampung Pekan Ini, Dandim Sumenep: Tanggal 3 Juli Siap Diresmikan

Sementara yang paling kentara, Dia menuturkan, pada pekerjaan rabat beton lantai. Di mana menggunakan besi lonjoran yang spasinya tidak terlalu rapet. Padahal, idealnya menggunakan wiremesh.

“Rabat beton itu butuh kokoh karena akan ada truk yang mau lewat dengan bahan muatannya. Wiremesh itu menjadi kejutan rabatnya. Tapi, malah menggunakan besi yang diikat sendiri. Tentu saja, ketahanan dan kekokohannya diragukan,” tuturnya.

Bahkan, pihaknya juga masih menemukan kejanggalan lainnya seperti pada plaster gedung dan ketebalan balok dan slop yang sudah dibangun itu. “Masih terus kami dalami kesesuaian RAB nya,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya meminta pekerjaan proyek KDKMP Desa Meddelan ini bisa dievaluasi atas dugaan yang ditemukan. “Memang ini masih dugaan, tapi perlu ditelusuri secara mendalam oleh pihak berwenang,” tegasnya.

Baca Juga :   Dandim 0827 Sambut Kunjungan Kapolresta Sumenep, Perkuat Soliditas TNI-Polri

Sementara Mandor Proyek Masturi enggan memberikan komentar. Bahkan, pihaknya mengaku jika pelaksanaan sudah dialihkan ke orang lain. “Orang lain yang bekerja,” katanya.

(A/*/red)

banner 336x280