SUMENEP, (TransMadura.com) – Upaya menjaga harga gabah tetap stabil di tingkat petani dilakukan Babinsa Koramil 0827/16 Gapura, Serda Yudi Hariyanto, dengan turun langsung mendampingi kegiatan serap gabah padi di Dusun Katuje, Desa Beraji, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Rabu (18/3/2026).
Pendampingan ini dilakukan saat petani memasuki masa panen, momentum yang kerap diiringi fluktuasi harga akibat tingginya pasokan di pasar. Kehadiran Babinsa di lapangan bertujuan memastikan hasil panen terserap optimal sekaligus mencegah penurunan harga yang merugikan petani.
“Kami memastikan gabah petani terserap dengan harga yang layak, sehingga hasil panen tidak jatuh saat produksi meningkat,” ujar Serda Yudi di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, keterlibatan Babinsa juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya pada sektor distribusi dan penyerapan hasil panen.
Menurut Serda Yudi, persoalan yang kerap dihadapi petani bukan hanya produksi, tetapi juga akses pasar dan kestabilan harga. Karena itu, pendampingan dilakukan untuk menjembatani petani dengan pihak penyerap gabah.
“Peran kami memastikan distribusi berjalan lancar dan petani tidak kesulitan menjual hasil panennya, terutama saat panen raya,” katanya.
Kegiatan serap gabah ini mendapat respons positif dari kelompok tani setempat. Petani merasa terbantu karena adanya kepastian penyerapan hasil panen serta pengawasan terhadap harga di lapangan.
Selain menjaga harga, langkah ini juga diharapkan mampu memperkuat cadangan pangan daerah. Dengan penyerapan yang optimal, stok gabah tetap terjaga dan distribusi beras ke masyarakat dapat berlangsung stabil.
Pendampingan oleh Babinsa menjadi salah satu strategi teritorial TNI dalam menjaga keseimbangan antara produksi, distribusi, dan harga, sekaligus memastikan petani memperoleh nilai ekonomi yang adil dari hasil panennya.














