SUMENEP, (TransMadura.com) – Sejak pagi hari, Babinsa Koramil Manding sudah berada di garis depan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rabu (4/2/2026), mereka mendampingi langsung distribusi 1.625 porsi makanan bergizi untuk siswa dan guru di Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep.
Pendampingan dilakukan di SPPG Yayasan Alif Batuputih, Desa Manding Daya. Selama lebih dari dua jam, Babinsa memastikan setiap tahapan berjalan aman, mulai dari kesiapan dapur, ketepatan jumlah porsi, hingga makanan benar-benar diterima siswa di sekolah.
Program MBG menyasar peserta didik lintas jenjang pendidikan. Sebanyak 971 siswa SD/MI menjadi penerima terbanyak, disusul 344 siswa TK/RA, 283 siswa SMP/MTS, dan 27 siswa SMA/MA, termasuk guru non-ASN. Total 1.625 porsi disalurkan tanpa kendala berarti.
“Kami hadir bukan sekadar mengawasi, tapi memastikan anak-anak benar-benar menerima hak gizinya. Ini tentang masa depan mereka,” ungkap Babinsa Koramil 0827/03 Manding Koptu Ibnu saat dinkonfiramsi.
Menu makan kering yang disiapkan hari ini mencerminkan standar gizi seimbang, terdiri dari nasi putih, telur dadar isi wortel dan bawang pre, tumis kacang panjang dan kecambah, tahu goreng mentega, serta buah apel. Menu ini diharapkan mampu menjaga energi dan fokus siswa selama proses belajar.
Bagi Koptu Ibnu, keterlibatan dalam program MBG bukan rutinitas administratif. Ini adalah bentuk kepedulian langsung terhadap tumbuh kembang generasi muda, terutama di wilayah pedesaan.
“Kalau makanan sampai tepat waktu dan layak konsumsi, anak-anak bisa belajar dengan tenang. Itu kepuasan tersendiri bagi kami,” tegasnya.
Selama penyaluran berlangsung, situasi terpantau tertib, lancar, dan aman, tanpa permasalahan menonjol. Pendampingan Babinsa kembali menegaskan peran TNI di tingkat desa, bukan hanya sebagai penjaga wilayah, tetapi juga penjaga harapan anak-anak bangsa.














