SUMENEP, (TransMadura.com) – Pembangunan infrastruktur ruas jalan khususnya di kepulauan di resmikan bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, pada saat Kunjungan Kerja (Kungker) agenda safari kepulauan pada september 2020 waktu lalu..
Pekerjan pembangunan ruas jalan yang sudah diselesaikan dan diresmikan, yakni, Kecamatan Sapudi, Raas, Arjasa dan Pulau Kangean.
“Kemarin yang sudah diresmikan pada saat Safari Kepulauan oleh Bupati, ruas jalan jembatan deandung Desa Torjek dengan panjang 6, 5 kilo meter, itu kangayan,” kata Kepala Dinas Pu Bina Marga Sumenep, Eri Susanto.
Dia menjelaskan, secara keseluruhan untuk pulau kangean dari Desa Bato Guluk, Kangayan sampai Desa Patapan sepanjang hampir 49 kilo meter.
“hanya tinggal beberapa kilo saja yang belum diselesaikan ruas jalan bato guluk arjasa, itu kurang 1, 7 kilo saja,” ungkapnya.
Sehingga, kata mantan Kadis Pengairan ini, anggaran untuk tahun 2020 ini, sebesar Rp.10 miliar lebih dari anggaran APBD murni.
“Saat ini pekerjaan APBD murni sudah tuntas hanya tinggal yang PL yang belum selesai. kalau tender sudah selesai hanya tinggal LAP nya saja,” ungkap Erik.
Eri Susanto menegaskan, untuk pembangunan jalan yang rusak untuk kepulauan Kangean ditargetkan tuntas tiga tahun lagi.
“Kalau pembangunan jalan di kangean belum tuntas, bisa saja ditargetkan 3 tahun lagi selesai, tapi menyesuaikan anggaran,” ucapnya.
(Fero/Red)


