banner 728x90
Hukum  

Peredaran Narkoba di Kepulauan Terbilang Tinggi, Ini Kata Kapolres


SUMENEP, (TransMadura.com) —
Peredaran Narkoba di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep, terbilang cukup tinggi. Pasalnya, meningkatnya tersebut sesuai data pengungkapan kasus narkoba tahun 2020.

Hal itu disampaikan Kapolres Sumenep, Jawa Timur, AKBP. Darman, menyebut peredaran narkoba di wilayah kepulauan Sumenep terbilang cukup tinggi.

banner 728x90

Dari sekitar 106 tersangka kasus narkoba di Kabupaten Sumenep pada tahun ini, sekitar 45 persen diantaranya merupakan tersangka dari kasus yang diungkap di wilayah kepulauan. mereka rata rata adalah kurir dan pengedar.

“Memang betul, peredaran narkoba di kepulauan ini cukup tinggi. Itu ditunjukkan dari penangkapan kami,” kata Darman kepada sejumlah media saat Safari Kepulauan pekan lalu.

Dari beberapa pulau, kasus tertinggi berada di Pulau Kangean yang meliputi Kecamatan Arjasa dan Kecamatan Kangayan. Bahkan, dari beberapa waktu terakhir, dari Pulau Kangean ini sudah ada 5 kasus yang diungkap Polsek setempat.

Baca Juga :   Kejanggalan Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda, BKPSDM Sumenep Tegaskan Lelang Prosedural

Namun, jelas Darman, yang terbanyak terlibat kasus, daerah kondisi ekonomi masyarakat yang memadai. Sehingga, diduga menjadi sebab para kurir dan pengedar untuk menjajakan narkoba di pulau tersebut.

“Karena daerah tersebut (Pulau Kangean, red) lebih makmur daripada kepulauan yang lain. Daerahnya subur, hasil laut juga bagus,” tambahnya.

Pihaknya, memaparkan, memang kesulitan untuk mendeteksi peredaran narkoba di wilayah kepulauan. Selain karena personel yang terbatas, biasanya barang haram itu berasal dari daerah, bahkan kabupaten lain seperti dari wilayah Bali dan Banyuwangi.

Hal itu pula, yang menyebabkan Kepolisian sulit mendeteksi keberadaan bandar narkoba untuk wilayag kepulauan. “Kalau sementara ini (yang diungkap, red) baru pengedar dan kurir, kalau bandar untuk wilayah kepulauan ini biasanya dari Bali dan Banyuwangi,” tegasnya.

Baca Juga :   Kejanggalan Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda, BKPSDM Sumenep Tegaskan Lelang Prosedural

Untuk mencegah peredaran narkoba di wilayah kepulauan ini, pihak kepolisian sudah mengambil sejumlah langkah, salah satunya dengan membentuk kampung tangguh narkoba dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, salah satunya elemen pemuda.

“Saya membuat terobosan kampung tangguh narkoba. Saya melibatkan seluruh unsur masyarakat. Dalam kampung tangguh ini seluruh masyarakat terlibat langsung dalam pencegahan,” ungkap Darman.

Bahkan, untuk Anggota Kepolisian, Darman mengatakan, yang paling banyak mengungkap kasus narkoba di kepulauan akan mendapat penghargaan. “Yang paling banyak mengungkap akan dapat hadiah Rp 10 juta,” Pungkasnya.

(Asm/Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *