banner 728x90
Tak Berkategori  

Gaya Nyentrik Kades Baru Manding Daya Dengan Hidup Sehat


SUMENEP, (TransMadura.com) – Pelaksanaan gotong royong lingkungan dan pengobatan gratis untuk membagun generasi unggul dan galang persatuan melalui semangat masyarakat untuk hidup sehat, di Desa Manding Daya, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, sabtu, (1/02/2010).

Bakti Sosial gotong royong ini, di mulai pukul 06.00 pagi dengan membersikan irigasi air, kuburan serta lingkungan masyarakat, dan dilanjutkan dengan program-program pegobatan gratis. yang bekerjasama dengan Puskesmas Manding.

banner 728x90

Kades Manding Daya, Daini, mengatakan, kegiatan gotong royong dan pengobatan gratis ini, tradisi-tradisi kebudayaan masyarakat dulu yang hampir punah.

Subtansinya, banyak dampak terhadap masyarakat untuk gotong royong yang perlu dilestarikan. Sehingga tercipta kekompakan terhadap masyarakat, dalam halnya pengobatan gratis ini bertujuan mendukung program pemerintah dalam mencapai kesejahteraan, kemakmuran berbasiskan pola hidup sehat.

Baca Juga :   Pangdam V Brawijaya Cek Pembangunan KDMP di Desa Sendang, Progres Hampir 100 Persen

“Kalau diri kita tidak sehat, gimana kita bekerja, biar bisa mencari nafkah untuk anak istri kita,” ungkapnya.

Lanjut Daini, kegiatan ini, dilakukan oleh pemuda-pemudi karang taruna masyarakat manding daya yang beranggotaan 60 orang.
“Kegiatan ini dilakukan setiap 1 bulan sekali untuk bersosialisasi kepada masyarakat dan ini perlu buat catatan bahwasannya untuk tempatnya akan berpindah-pindah setiap 1 bulan sekali biar merata dan merasakan dampaknya,” ungkapnya.

Dalam rapat Desa Kemarin, kata Kades Manding Daya baru ini, kades hanya memberi rangsangan atau menggiring opini untuk menjadikan program langkah apa saja untuk pergerakan pemuda-pemudi ini. “salah satunya program yang sudah berjalan ini, yang tahapan kedua realisasinya yaitu pembudayan ternak ikan dari anakan sampai indukan,” jelasnya.

Baca Juga :   Putri Dewi Asal Pragaan Daya Lapor Polisi Dianiaya Suami Siri Alami Luka Lebam

Disinggung dapat anggaran dari mana, Daini nyebut, mengambil dari anggaran termin 1 kades dan pastinya juga dimintai pertanggung jawaban dari hasil kegiatan ini karena kepala desa hanya memotifasi. “Kami hanya mengapresiasi menjadikan semangat para pemuda-pemudi untuk kemajuan masyarakat di Desa ini,” ungkapnya.

Sehingga, apabila pemuda sudah semangat seniornya pasti akan mengikuti. “bukankah suatu negara yang maju itu bukan gara-gara birokrasinya yang bagus, akan tetapi ada kesadaran dan tindakan kaum mudanya untuk maju sampai-sampai Soekarno bilang, beri saya 10 orang pemuda akan saya ubah seluruh dunia,” tungkasnya.

(Ibnu/Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *