SUMENEP, (TransMadura.com) – Warga Kabupaten Antrian penumpang kapal tongkang penyeberangan pelabuhan Kalianget-Talango, selalu menjadi keluhan. Pasalnya, kurangnya armada menjadi penyebab terjadinya antrian panjang.
Sedangkan kapal tongkang yang beroperasi hanya satu armada, sehingga menimbulkan antrian panjang sekitar 500 meter pelabuhan kalianget.
“Saya sudah berapa jam antri, dari tadi siang pukul 11.00 WIB ada di Pelabuhan Kalianget mau menyeberang ke Talango,” kata Fawaid, asal desa Kombeng, seorang pengemudi roda empat.
Antrian panjang, kata Fawaid, sudah terjadi semenjak tiga hari. Sebab armada yang beroperasi hanya satu kapal tongkang.
“Ini sudah berlangsung tiga hari, ya tongkangnya hanya satu beroperasi,” ucap dia.
Pria asal Kecamatan Talango itu berharap, persoalan ini segera disikapi oleh Pemkab Sumenep.
Dia meminta Dishub Sumenep secepatnya mencari solusi agar masyarakat tidak banyak makan waktu saat hendak menyeberang.
Hilman, seorang pengemudi motor roda dua juga mengakui hal yang sama.
“Mulai Rabu kemarin tongkangnya hanya satu, ini sampai sekarang dan apalagi sekarang kondisi air surut. Jadi untu angkutan roda dua perahu kecil kita takut,” katanya.
(Asm/Hen/Red)



Hello, yeah this post is genuinely nice and I have learned
lot of things from it on the topic of blogging. thanks. https://Glassiuk.Wordpress.com