banner 728x90
Tak Berkategori  

Unik! Festival Ketupat 2019 di Wisata Pantai Slopeng Bagikan 1000 Ketupat Urap Gratis


SUMENEP, (TransMadura.com) –
Wisata tertua menjadi target kegiatan program Visit Sumenep 2019. Tahun kunjungan wisata yang ada di ujung timur pulau madura ini “Wisata Pantai Slopeng” tergolong unik dengan gundukan pasir putih dan dihiasi pohon kelapa enak untuk bersantai ria bersama keluarga.

Kali ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep, menggelar Festival Ketupat 2019 dengan membagikan 1000 porsi ketupat urap kepada pengunjung pantai Slopeng di Desa Semaan Kecamatan Dasuk.

banner 728x90

Semarak pesta rakyat dan Festival Ketupat 2019 dengan membagikan ketupat urap gratis bagi pengunjung objek wisata tertua di Kota Keris yang ada diujung utara, Rabu (12/06/2019).

“Pesta Rakyat Kupatan dan Festival Ketupat diadakan untuk menyukseskan Kunjungan Wisata (Visit Sumenep) 2019, juga ikhtiar untuk menjaga dan mengembangkan tradisi masyarakat setiap Hari Raya Idul Fitri,” kata Bupati Sumenep, A Busyro Karim dalam sambutannya.

Baca Juga :   DPRD Sumenep Siap Bergandeng Tangan Bersama Ulama' Penertiban THM

Selain itu, lanjut Busyro, kegiatan semacam ini harus ditingkatkan tahun mendatang untuk menarik dan mengajak masyarakat luar daerah datang ke Sumenep, agar memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, pihaknya melibatkan langsung warga terutama yang berada di sekitar objek wisata Pantai Slopeng supaya menyiapkan kebutuhan ketupat.

“Yang jelas, pemerintah daerah bekerjasama dengan masyarakat guna pemberdayaan ekonomi di sekitar objek wisata untuk menyiapkan kebutuhan 1000 porsi ketupat urap yang diberikan gratis kepada pengunjung,” tuturnya.

Pesta Rakyat Kupatan dan Festival Ketupat juga dihadiri Wakil Bupati Achmad Fauzi, SH, MH, Sekretaris Daerah, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :   Ketertinggalan Pembangunan Wilayah Kepulauan Dapat Sorotan Fraksi NasDem DPRD Sumenep

Kegiatan tersebut diawali dengan Tari Topa’ Lobar dan pembagian ketupat kepada para pengunjung oleh Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si.

Bupati mengakui, setiap kegiatan melibatkan masyarakat secara langsung untuk memberikan semangat dan stimulan kepada warga sekitar agar terus mengembangkan usahanya.

Bahkan, dengan keikutsertaan masyarakat diharapkan meningkatkan kebersamaan dan rasa gotong-royong dari seluruh lapisan masyarakat, serta didukung rasa damai dan aman.

“Kita tidak bisa membangun daerah di segala bidang manakala hanya dilakukan pemerintah daerah semata, namun membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat di Kota Keris ini,” pungkas Bupati dua periode ini.

Reporter : Asm/Hen
Editor : Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *