banner 728x90
Tak Berkategori  

Mahasiswa Marah Saat Demo Anggota Dewan “Plesiran”


Mahasiswa Marah Saat Demo Anggota Dewan “Plesiran”

SUMENEP, (TransMadura.com) – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumenep melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa, (27/5/ 2019).

banner 728x90

Mereka menyuarakan tentang keluh kesah sejumlah pedagang di Pasar Tradisional Lenteng. Versi mereka, omset pedagang terus berkurang pasca adanya renovasi bangunan pasar. Saat ini pedagang dialihkan ke tempat dagang sapi, sementara renovasi pasar yang baru belum kunjung diteruskan.

“Sesuai janji pihak Disperindag kelanjutan pembangunan pasar paling lambat April. Nyatanya sampai saat ini belum ada tanda-tanda pembangunan dilanjutkan,” kata Ainul Faiz, Korlap Aksi sebagaimana rilisnya.

Setelah berorasi cukup lama, mereka ditemui oleh Kepala Humas dan Publikasi Sekretariat DPRD Sumenep, Siswahyudi Bintoro. Saat itu disampaikan jika saat ini sedang tidak ada Anggota Dewan yang masuk kantor. Sesuai agenda kata dia, semua wakil rakyat di gedung parlemen sedang melaksanakan kunker ke luar kota.

Baca Juga :   Pangdam V Brawijaya Cek Pembangunan KDMP di Desa Sendang, Progres Hampir 100 Persen

“Sekarang anggota dewan tidak ada, kalau mau ketemu, silahkan jadwalkan lagi,” kata Bintoro kepada peserta demo.

Namun, sanggahan yang disampaikan Bintoro menyebabkan amarah mahasiswa berjaket warna merah itu semakin menjadi. Mereka menilai jika ucapan tersebut merupakan alibi belaka. Sebab, saat itu Bintoro tidak menunjukan surat tugas perjalanan Anggota Dewan. “Tunjukkan surat tugas jika anggota dean benar-benar melalukan agenda kedewanan ke luar kota,” teriak salah satu orator.

Bahkan, mahasiwa memilih tetap bertahan didepan kantor dewan meski dalam kondisi rintik-rintik. Sementara sejumlah personel kepolisian yang melakukan pengamanan sempat memilih berteduh.

Ditengah “lengahnya” pengamanan, mahasiwa mencoba masuk ke kantor DPRD Sumenep dengan cara mendorong pintu pagar. Namun, upaya tersebut bisa dihalau oleh petugas keamanan, yang terdiri dari petugas dari Satpol PP dan Kepolisian Polres Sumenep.

Baca Juga :   Pelaksanaan Pasar Murah, DPRD Sumenep Warning Tepat Sasaran

“Satu komando, satu tujuan, Satu Komando, Satu Tujuan,” teriak mahasisa sambil mendorong pintu pagar Kantor DPRD Sumenep itu.

Tidak berselang beberapa lama kemduian, mereka membubarkan diri dengan tertib. (Asm/Red)

banner 336x280

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *