banner 728x90
Tak Berkategori  

Ketua GOW “Nia Kurnia” Dialog Kesehatan Bersama Lansia di Kecamatan Manding


SUMENEP, (TransMadura.com) –
Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Nia Kurnia Fauzi menunjukkan rasa kepeduliannya terhadap sesama khususnya kaum duafa dan Lanjut Usia (Lansia).

Hal dibuktikan dengan melakukan dialog “duduk bareng” bertemu sosialisasi pentignya kesehatan bagi Lansia bertempat di Desa lalangon, Kecamatan, Manding, Minggu (3/2/2019).

banner 728x90

Nia Kurnia, melakukan diskusi tanyajawab tentang faktor terjadinya penyakit bagi lanjut usia. Namun, pada kegiatan yang dihadiri 200 orang berlangsung dengan khidmat.

Sementara, tempat yang sama wanita cantik yang berjiwa lembut ini, melakukan turun kebawah (Turba) meninjau langsung kehidupan lansia, termasuk kondisi sosial dan ekonominya. Salah satunya turun meninjau ke rumah buk Su”an di Desa Gunung Kembar.

Baca Juga :   DPRD Sumenep Siap Bergandeng Tangan Bersama Ulama' Penertiban THM

Tak segan-segan, dia juga memberikan bantuan kepada para lansia. Sehingga, banyak lansia mengagumi dan mengelukan sosok perempuan asal Banten ini.

“Terima kasih kepada Ibu Nia yang cukup peduli kepada kami. Ini perhatian yang cukup membanggakan. Sekali lagi terima kasih Ibu Wabup, ” tutur salah satu lansia.

Ketua GOW Sumenep Nia Kurnia Fauzi menjelaskan, keberadaan lansia itu perlu mendapatkan perhatian serius dari sejumlah pihak. Khususnya, para lansia janda. “Lansia itu kan rentan penyakit maka perlu pengetahuan menjaga kesehatannya, ” kata wanita low profile ini.

Menurutnya, para lansia ini hendaknya bisa menjaga pola makan, kesehatan fisiknya terjaga, misalnya jalan kaki atau lainnya. “Dengan sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan efek positif bagi kesehatan para lansia. Kepedulian kita sangat berarti, ” tuturnya.

Baca Juga :   Baru 20 Tambak Udang  di Sumenep Mengantongi Dokumen Lingkungan

Alumnus pesantren di Banten ini mengajak semua elemen masyarakat untuk selalu peduli kepada para lansia, utamanya yang sudah sangat tua dan hidup pas-pasan. “Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi. Mari berbuat kebaikan untuk warga Sumenep lebih maju, mandiri dan berkeadaban, ” tukasnya. (Asm/Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *