SUMENEP, (TransMadura.com) – Rencana pembangunan Sport Centre di Desa Geddungan, Sumenep, Madura, Jawa Timur masih belum ada kejelasan. Pasalnya, sampai detik ini belum ada juknis (Petunjuk Teknis) penyaluran dana untuk bangunan dimaksud.
Informasinya, pembangunan yang dibiayai melalui dana hibah Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) ke Daerah yang saat ini masih digodok kemenpora di Jakarta. Sehingga, dibutuhkan juknis untuk transfer dan penggunaan dana tersebut.
Kabid Pemuda dan Olahraga Moh. Iksan menjelaskan, saat ini masih menunggu juknis dari dana untuk pembangunan gedung itu. Sebab, akan diberikan dalam bentuk hibah uang ka kasda, meski sebelumnya direncanakan dalam bentuk barang. “Ini dana itu nanti berupa hibah ke daerah, ” katanya.
Otomatis, terang dia, perencanaan dan tender dari kegiatan itu dilaksanakan di Sumenep. Nanti, kalau semuanya sudah rampung, bupati akan menandatangani MoU dengan pihak kementerian terkait dana hibah. Intinya, kami menunggu juknis, ” tuturnya.
Wakil ketua PCNU Sumenep ini masih optimis pembangunan akan dilakukan tahun. Sebab, anggaran dana itu sudah ada di DIPA kemenpora. “Yang saya lihat sudah ada. Tapi, nominalnya berapa, belum tahu. Jika mengacu kepada sebelumnya, 2018 itu Rp 20 juta, sementara tahun ini Rp 40 juta, jadi bisa Rp 60 juta. Tapi, saya tidak tahu pasti masih, ” ungkapnya.
Iksan mengungkapkan, selain menunggu jukni pihaknya juga masih akan melakukan uji kelayakan dan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL). “Uji kelayakan itu untuk menentukan bangunannya, misalnya penempatan olahraga indoor, tenda untuk pedagang dan lainnya, ” tukasnya. (Asm/Red)


