banner 728x90
Tak Berkategori  

Disparbudpora Didemo, Program Visit Sumenep 2018 Dinilai Gagal


SUMENEP, (TransMadura.com) —
Program Visit 2018 tahun kunjungan wisata sudah satu tahun berjalan disoal. Pasalnya program tersebut dunilai gagal, sebab tudak berdampak keoada masyarakat.

Hal itu, membuat sejumlah mahasiswa yang tergabung Gerakan Mahasiswa Ektra Parlemen (GEMPAR) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu, (30 Januari 2019).

banner 728x90

Nmaun, Versi mereka program tersebut dianggap gagal, karena tidak berdampak positif kepada masyarakat, terutama pada peningkatan sektor perekonomian.

Aksi tersebut, dilakukan dengan cara membawa poster, salah satunya bertuliskan “Visit Sumenep Jalan Ditempat”. Selain itu sebagian pendemo memakai kostum ala pocong sebagai simbol tidak maksimalnya program Visit 2018.

Baca Juga :   Pelaksanaan Pasar Murah, DPRD Sumenep Warning Tepat Sasaran

Saat itu mereka juga bergantian berorasi untuk menyampaikan aspirasi yang telah dikaji sebelumnya. Orasi dilakukan secara bergantian. Hingga berakhir, tidak ada gesekan yang berarti antar demonstran maupun dengan pihak keamanan dan juga ASN di Disparbudpora.

“Sudah satu tahun program visit Sumenep ini berjalan, tapi seperti tidak berdampak apapun ke masyarakat,” kata korlap aksi, Moh. Noer pada sejumlah media.

Oleh karena itu, mereka meminta Bupati Sunenep A Busyro Karim untuk mengevaluasi program tersebut. Sehingga diketahui penyebabnya, apakah karena gagalnya penyelenggara atau karena faktor lain. 

“Kita lihat Sumenep Visit Year ini jalan di tempat. Dari itu kami meminta bupati agar segera mengevaluasi kinerja Disparbudpora,” tukasnya.

Baca Juga :   Pangdam V Brawijaya Cek Pembangunan KDMP di Desa Sendang, Progres Hampir 100 Persen

Sayangnya aspirasi mereka tidak bisa disampaikan langsung kepada Kepala Disparbudpora, sebab Sofiyanto sedang tidak ada.

Saat itu para demonstran hanya ditemui oleh Kabid Pemuda Olahraga Disparbudpora, Moh. Iksan. Iksan membantah jika program visit tak bermanfaat, karena menurutnya program tersebut sudah sesuai dengan rencana awal.

“Mohon maaf Pak Kadis tidak bisa menemui, karena ada acara yang tidak bisa diwakilkan. Kami selaku leading sektor sudah berusaha melaksanakan visit sesuai dengan rencana,” katanya singkat. (Asm/Madi/Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *