banner 728x90
Tak Berkategori  

Akibat Hujan dan Angin Kencang, MI Nuris Sapeken Rata Dengan Tanah


SUMENEP, (TransMadura.com), Selasa (22/1/2019) – Hujat lebat disertai angin kencang membuat gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris) Pulau Sepangkur Besar, Desa Sabuntan, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, rata dengan tanah.

Hal itu dibenarkan Pengasuh Ponpes Nurul Islam KH Tohayan Nur Masyhuri, bahwa, Peristiwa robohnya, Madrasah Ibtidaiyah Nuris itu terjadi, Selasa (22/1/2019) pukul 03.00 Wib dini hari.

banner 728x90

“Kejadiannya sekitar pukul 03.00 pagi tadi, diawali hujan disertai angin kencang,” katanya, Selasa (22/01) pagi.

KH. Tohayan menambahkan, semua atap gedung habis dan rata dengan tanah akibat terjangan angin. Untungnya peristiwa itu terjadi dimalam hari, sehingga tidak menimpa siswa.

“Bukan hanya atap saja, namun 2 ruang kelas juga rata dengan tanah dari jumlah 4 lokal yang disapu angin, termasuk semua bangku dan kursi siswa hancur akibat kejatuhan kayu dan genting gedung,” terang KH Tohayan.

Baca Juga :   DPRD Sumenep Siap Bergandeng Tangan Bersama Ulama' Penertiban THM

Sementara Syafrawi Salim, Kepala Sekolah MI Nurul Islam menyampaikan, jika pihaknya sudah berkoordinasi dan menyampaikan peristiwa tersebut kepada pihak PPAI (Pengawas Pendidikan Agama Islam) kecamatan Sapeken.

“Kami sudah berkordinasi dengan PPAI terkait ambruknya bangunan MI Nurul Islam, untuk sementara proses belajar mengajar akan dilakukan di tempat lain,” terangnya.

Atas kejadian ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menangani tanggap darurat musibah ini. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir Rp 200 juta. (Fero/Red)

banner 336x280

Respon (13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *