SUMENEP, (TransMadura.com) –
Pada masa pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak mendatang, dihimbau agar masyarakat menolak politik uang (Money Politik).
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, A Maisuni, bahwa masyarakat harus lebih cerdas dalam memilih Calon Kades, untuk menghidari politik uang.
“Kedepan masyarakat harus berani tidak menerima uang dari calon,” katanya.
Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Sumenep akan melaksanakan pemilihan Kepala Desa Serentak yang bakal diikuti sebanyak 226 dari 330 desa. Dijadwalkan pelaksanaannya bakal digelar antara Oktober dan November mendatang.
Guna menciptakan pemerintahan desa yang berkualitas, masyarakat diminta untuk mengikuti dan meninggalkan tindakan yang bisa mencederai pesta demokrasi tingkat desa itu, seperti politik uang.
“Nah yang punya desa kan masyarakat, masyarakat juga yang bisa menciptakan kepemerintahan yang bagus,” ungkapnya.
Masuni meyakini jika politik transaksional terjadi, maka pemerintahan desa dikhawatirkan akan semakin buruk. Akibat biaya yang pencalonan itu, pemenang nantinya akan berfikir lebih pragmatis untuk mengembalikan modal yang dikeluarkan
“Kalau semua calon biayanya cos politik besar, besar akhirnya yang dipikirkan recovery,” jelasnya. (Asm/Red)


