banner 728x90
Tak Berkategori  

LPSE Sumenep Disoal, Lelang Tangkis Laut Diduga Tak Memenuhi Syarat?


SUMENEP, (TransMadura.com) –
Proyek tangkis laut di Desa Sokaramme, Kecamatan Nonggunong, disoal. Pasalnya, proyek di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Madura, Jawa Timur, pemenang lelang proses tender proyek diduga tidak memenuhi syarat.

Lelang proyek tangkis laut tersebut, dimenangkan CV Trio Chupank dengan penawaran Rp 1.056.451.232, dari pagu anggaran sebesar Rp 1.174.438.000. Namun, proses tender dipersoalkan, sebab pemenang diduga tidak memenuhi syarat.

banner 728x90

“Ya, proses tender memang kami menemukan adanya kejanggalan dalam proses tender. Sebab, saat penawaran ada syarat yang tidak dipenuhi oleh rekanan yang menjadi pemenang tender, ” kata Risqi Adam, Ketua Gapeksindo Sumenep.

Jelasnya, pemenang tidak mengupload SPT Tahunan, padahal menjadi persyaratan. Pihak rekanan pemenang itu hanya melampirkan terdaftar NPWP dan surat pengukuhan pengusaha kena pajak. “Padahal hal tersebut tidak bisa menggantikan SPT Tahunan, ” ujarnya.

Baca Juga :   Kejanggalan Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda, BKPSDM Sumenep Tegaskan Lelang Prosedural

Hanya saja, sambung dia, Pokja 6 tetap menunjuk rekanan tersebut menjadi pemenang. Sehingga, pihaknya menduga telah terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan tender tersebut. “Jadi, karena tidak memenuhi syarat, maka bisa kami nilai penentuan pemenang disinyalir kuat menyimpang, ” tuturnya.

Kepala BPBD Sumenep, Abd Rahman menyatakan, soal proses tender itu pihaknya tidak ikut campur. Sebab, masalah tersebut merupakan kewenangan dari LPSE. “Kami tidak ikut camput masalah tender itu. Murni LPSE, ” ucapnya.

Dia menuturkan, bahkan pihaknya tidak tahu menahu soal prosesnya. Sebab, pihaknya hanya menerima hasilnya. “Saya tidak siapa saja yang ikut. Tidak ada saya kenal apalagi sampai menitipkan rekanan untuk menang tender, ” ucapnya.

Baca Juga :   Kejanggalan Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda, BKPSDM Sumenep Tegaskan Lelang Prosedural

Sementara Kabag Pembangunan Agus Dwi Saputra belum bisa dikonfirmasi terkait masalah ini. Saat dihubungi melalui sambungan telepon belum ada respon. Malah, nomor yang dihuhungi berulangkali terdengar nada salah. (Asm/Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *