banner 728x90
Tak Berkategori  

Proyek Saluran Drainase Jati Emas Ambles Diduga Lemahnya Pengawasan


SUMENEP, (TransMadura.com) – Pembangunan saluran drainase dikawasan perkotaan jalan Kartini dan jalan jati emas menuju kali patrian Desa Pangarangan, Kecamatan Kota/Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diduga pekerjaan asal-asalan tidak sesuai spesifikasi.

Buktinya, pekerjaan pembangunan dengan anggaran Rp3,8 Miliar yang baru selesai beberapa hari lalu sudah rusak alias ambles.

banner 728x90

Hal ini disampaikan DPC Lembaga Independen Pengawas Keuangan (LIPK) Sumenep, Saifiddin, bahwa pekerjaan proyek tersebut, dinilai kurangnya telitinya dalam pengawasan dinas terkait (PUPRKP dan Cipta Karya), terutama pekerjaan timbunan yang kurang padat, sehingga mengakibatkan tanah ambles. Bahkan, sampai mengakibatkan pagar rumah warga roboh.

“Padahal, ada konsultan pengawas, instansi terkait juga ikut mengawasi. Lalu, masih terjadi dugaan tidak sesuai spek ini, ” tuturnya, rabu (21/11/2018).

Baca Juga :   Kejanggalan Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda, BKPSDM Sumenep Tegaskan Lelang Prosedural

Lanjutnya, LIPK merasa sangat prihatin dan menyayangkan dengan kejadian itu, “kami akan kawal persoalan ini, bahkan sampai kerana hukum apabila dugaan kami pekerjaan memang terjadi penyimpangan,” tegasnya.

Kabid Pembangunan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya Sutrisno mengatakan, jika amblesnya tanah di sekitar lokasi drainase itu lantaran pemadatan kurang. “Ya, memang pemadatannya kurang. Sehingga, tanah itu ikut ke bawah, ” ucapnya.

Dia bedalih, proyek tersebut masih masa pemeliharaan. Sehingga, menjadi kewajiban pihak rekanan untuk melakukan perbaikan. “Itu masih pemeliharaan. Jadi, rekanan siap melakukan perbaikan proyek senilai Rp 3,8 miliar itu, sekarang itu sudah mulai dilakukan perbaikan kok, ” tuturnya

Baca Juga :   Kejanggalan Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda, BKPSDM Sumenep Tegaskan Lelang Prosedural

Tris sapaannya membeberkan, setidaknya proyek tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat. Sebab, bisa mencegah terjadinya banjir perkotaan. “Banyak warga yang sudah mengaku berterima kasih karena bisa mengatasi banjir, ” tukas pria asal madura ini. (Asm/Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *