banner 728x90
Tak Berkategori  

Pasca Pergantian Ketua Komisi III, Nasib Pimpinan DPRD Sumenep Diujung Tanduk


SUMENEP, (TransMadura.com) –
Isu pergantian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, yang santer dibicaran dari beberapa kalangan. Namun hal itu akan menjadi kenyataan dengan jabatan Herman Dali Kusuma sebagai pimpinan tertingga di DPRD sudah diujung tanduk.

Pembuktian tersebut, DPC Paratai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusulkan pergantian pimpinan tertinggi di gedung wakil rakyat tersebut.

banner 728x90

Bahkan, kabarnya DPP partai besutan KH. Abdurrahman Wahid sudah “merestui” terkait pergantian itu. Usulan pergantian itu sudah diserahkan ke gedung DPRD. Sehingga, hanya tinggal menunggu waktu proses pergantian pucuk pimpinan ini.

Kabar yang berhembus yang akan mengganti ketua DPRD adalah Dul Siam, mantan Ketua Komisi III. Menariknya, pergantian ini dilakukan usai adanya perombakan di Internal Komisi yang membidangi infrastruktur beberapa waktu. Dul Siam terlempar diganti H. Zainal dari PDI Perjuangan.

Baca Juga :   Ketertinggalan Pembangunan Wilayah Kepulauan Dapat Sorotan Fraksi NasDem DPRD Sumenep

Ketua DPC PKB Sumenep KH Imam Hasyim membenarkan akan adanya pergantian Ketua DPRD Sumenep. Bahkan, pihaknya menyatakan surat sudah dimasukkan ke gedung dewan. “Dalam minggu ini insya Allah sudah ada pergantian. Dul Siam akan menjadi pengganti, ” katanya melalui sambungan telpon.

Apa yang menjadi penyebab pergantian?, Mantan Ketua DPRD mengungkapkan, tidak ada kesalahan dari ketua dewan ini. Hanya saja, pihaknya menilai kurang mampu dalam memimpin DPRD. “Ya kurang mampu saja dalam memimpin, ” ucapnya.

Indikasinya, sambung Imam Hasyim, Ketua dewan saat tidak bisa mengambil kebijakan yang tepat. Misalnya, BK (Badan Kehormatan) hingga saat ini masih digantung. Aneh, dewan tidak punya badan etik. “Komisi Informasi juga tidak jelas hingga saat ini. Berarti tidak mampu, ” ucapnya.

Baca Juga :   DPRD Sumenep Siap Bergandeng Tangan Bersama Ulama' Penertiban THM

Apakah Imbas Pergantian Pimpinan komisi III?, Pengasuh PP Attaufiqiyah ini menegaskan tidak ada korelasinya dengan pergantian di komisi III. Ini karena berkaitan dengan kebutuhan. “Tidak ada kaitan, hanya kebutuhan. Diganti ke yang lebih mampu, ” tuturnya sambil tertawa. (Asm/Red)

banner 336x280

Respon (4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *