banner 728x90
Tak Berkategori  

Resah !, Aliran Listrik Dua Desa di Guluk-Guluk Diputus Oknum PT PLN


SUMENEP, (TransMadura.com) –
Sebagian Warga Desa dan Desa Dungdang, Kecamatan Guluk -Gukuk, Sumenep, Madura, Jawa Timur, harus menikmati gelap gulita. Pasalnya, sambungan listrik di dua desa tersebut diputus pihak oknum petugas PT PLN (Persero).

Pemutusan aliran listrik di dua desa tersebut berlangsung sejak satu minggu minggu lebih.

banner 728x90

“Listrik di Desa kami tidak nyala karena ada pemutusan,” kata Holidi salah satu warga Desa Pordapor, Kamis, 2 Agustus 2018.

Namun, menurut Holidi, pemutusan yang dilakukan oleh oknum petugas PT PLN sebanyak 7 meteran listrik. Pemutusan itu dianggap tidak profesional karena tanpa ada pemberitahuan.

“Tidak ada pemberitahuan, tiba-tiba diputus. Bahkan, Kades saja juga tidak tahu,” jelas mantab Aktivis PMII Pamekasan itu.

Baca Juga :   Kejanggalan Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda, BKPSDM Sumenep Tegaskan Lelang Prosedural

Dengan hal itu, membuat masyarakat resah. Karena juga menghambat pada aktivitas masyarakat dan sektor perekonomian sehari-hari.

Salah satunya bagi petani tembakau. Masyarakat saat siram tembakau menggunakan tenaga listrik, saat ini banyak tembakau yang tidak disiram karena akibat listrik mati. 

“Sudah tahu permasalahan ini tapi PT PLN belum memperbaiki. Ini yang sangat kami sesalkan,” tegasnya.

Anehnya kata Holidi, oknum petugas PT PLN meminta uang kepada pemilik meteran listrik yang diputus. “Ada yang dimintai Rp110 ribu ada yang dimintai Dp25 ribu. Katanya kalau bayar listrik akan disambungkan kembali,” tegasnya. 

Sementara itu Direktur PT PLN (persero) Rayon Sumenep, Rudi Hartono belum bisa dimintai keterangan. Saat dihubungi melalui sambungan telepon pribadinya tidak merespon meskipun nada sambungnya tidak aktif. (Asm)

banner 336x280

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *