PAMEKASAN, (TransMadura.com) Pamekasan yang notabeni Kabupaten Pendidikan masih lemah, khususnya didalam dunia literasi. Terbukti disetiap sekolah masih belum mencapai 100% Gerakan Literasi Sekolah (GLS).
Gerakan Litelerasi Sekolah (GLS) membaca Buku 15 Menit sebelum mata pelajaran masih belum maksimal, karena masing masing sekolah yang berstatus negeri masih 60% Persen lain lagi sekolah swasta, Artinya GLS masih belum berjalan Maksimal, padahal jug status sekolah swasta juga ingin mengembangkan GLS
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Moch.Tarsun menyampaikan bahwa sebenarnya GLS sudah diinstruksikan ke sekolah -sekolah negeri
Tetapi, belum berjalan sesuai harapan
“GLS Negeri Pamekasan Sekitar 60% untuk sekolah swasta masih belum terlaksana,” ucapnya Kamis (26/07/2018) kemaren
Tarsun menambahkan bahwa dirinya setiap saat dan menghimbau kepada semua kepala sekolah agar GLS ini segera direalisasikan dengan baik
“Karena program itu sudah lama direncanakan namun belum mendapatkan hasil maksimal,” tukas dia
“dan sudah disusun dan sebentar lagi sudah bisa dilaksanakan dan kami sudah menyusun juklak juknis,” tambahnya
Kemudian terus menerus mmau menggunakan Dana Alokasi khusus (DAK) untuk sarana fisik perpustakan. (Mam/Red)



Wow, superb blog structure! How lengthy have you ever been blogging for?
you make running a blog look easy. The overall glance oof your website iis great, let alone the content material! https://U7bm8.mssg.me/