banner 728x90
Tak Berkategori  

Imbas Gelombang Laut Tinggi, Harga Ikan Di Kepulauan Melambung Tinggi


SUMENEP, (TransMadura.com) – Harga ikan laut di Pulau Sapudi, masih bertahan mahal. Melambungnya harga ikan di pasar sudah bertahan lebih dari satu bulan terakhir sebagai imbas dari tingginya gelombang air yang membuat nelayan tidak melaut.

Kondisi ini membuat harga ikan laut seperti ikan tongkol putih menyentuh harga Rp16.000 per kg. Kemudian ikan tenggiri Rp 60.000 per kg. ikan kompela per ekor RP 80000, Bahkan untuk udang kecil 5 ekor Rp 5000.

banner 728x90

“Sekarang ini ikan masih mahal karena gelombang laut sedang tinggi. Mahalnya harga ikan ini, konsumen banyak beralih.
Kalau dikasih uang belanja Rp 35 ribu di mana dia mau belanja ikan tongkol . Karenanya harus menyesuaikan dengan standar rumah tangga,” kata Samsia pedagang ikan di Pasar gayam, minggu (15/17/2018).

Baca Juga :   DPRD Sumenep Siap Bergandeng Tangan Bersama Ulama' Penertiban THM

Dampak Mahalnya harga ikan ini menambah beban konsumen. Karena konsumen tidak bisa membeli sehingga mereka beralih dengan menu yang lebih murah dengan standar rumah tangga.

“Kalau dikasih uang belanja 35, dimana dia mau belanja ikan tongkol , cabai dan tomatnya. Belum lagi harga sayuran,” ujarnya.

Biasanya dari tahun ke tahun dari bulan oktober hingga akhir maret, baru bisa normal. Ini sudah setiap tahun,” ujarnya.

Akan tetapi berbeda dengan yang diungkapkan Tito pedagang lainnya. Dia juga mengamini dengan kenaikan harga ikan ini membuat konsumen beralih ke menu SATE (sayur tahu tempe). karena harganya lebih stabil,” pungkasnya. (Fero/Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *