SUMENEP, (TransMadura.com) –
Sadis, warga Dusun Barumbunan, Desa Lombang, Kecamtan Batang – Batang, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Punawi (46) tewas lehernya nyaris putus dibunuh orang yang tidak dikenal, Rabu (11/4/2018).
Korban dibunuh pada saat sedang tidur dilanggar miliknya yang kondisi tidak tertutup alias terbuka tidak ada pintu yang berada didepan rumah sekira pukul 23:30 wib
Pada saat itu istri korban Sahwiyani sedang tidur diranggun gubuk yang posisi berdempetan samping utara langgar dalam kondisi sakit habis oprasi cesar dua hari yang lalu.
Namun, ketika itu Sahwiyani istri korban mendengar suara suaminya merintih kesakitan. Ketika terbangun melihat sesosok orang yang tidak jelas diketahui identitasnya karena gelap.
Namun, terlihat dengar samar orang tersebut memakai baju batik warna hijau daun posisi menjauh dari suaminya.
Melihat itu, Sahwiyani langsung bangun mendekat suaminya yang sudah dalam keadaan luka bersimbah darah disekujur tubuh sudah meninggal dunia.
“Sahwiyani (istri Korban) spontan menjerit minta tolong dan langsung telpon anaknya Rusahwan yang bekerja di Kota Jakarta, menghubungi Masnawi warga Kecamatan Dungkek (Saudara Korban) ,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, Abd Mukid.
Tidak lama, menurut mukid, tetangga sekitar pada berdatangan melihat korban (Punahwi) mengalami luka bacok dikepala kiri, dagu kiri, leher kiri, pinggang kiri lutut dan betis kiri.
” Polisi medatangi melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi dan melakukan lidik lebih lanjut,” Tukasnya.
Reporter : Asm
Editor : Red














