SUMENEP, (TransMadura.com) –
Pramuka (Praja Muda Karana) diharapakan mampu menjadi sarana pendidikan yang tepat dalam rangka mengahadapi tantangan problem generasi milenial saat ini.
Hal ini disampaikan Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat memberikan motivasi untuk generasi milenial Pramuka pada Scout Basic Leadership Training yang digelar Racana STKIP PGRI Sumenep yang diikuti Penggalang, Penegak dan Pandega Pramuka se Kabupaten Sumenep, Sabtu (24/03) malam.
“Pramuka bisa menjadi sarana untuk mengatasi persoalan generasi milenial melalui kegiatan-kegiatannya dan metode eklektik, dengan penggabungan unsur bermain sambil belajar.” katanya.
Orang nomor dua dilingkungan Pemkab Sumenep ini menyatakan,
Pramuka bisa mampu mendidik kaum muda yang berkarakter melalui berbagai kegiatannya, sebagai upaya menyiapkan generasi milenial yang tangguh sebagai calon pemimpin di masa depan dan diharapkan bisa mengikuti perkembangan zaman.
“Itu dilakukan karena pembangunan bangsa terletak pada sumber daya manusia berkualitas, sehingga Pramuka bisa mengikuti perkembangan pengetahuan dan teknologi, supaya mejadi generasi yang berilmu dan berakhlak, seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan di bidang teknologi saat ini.” ungkap politisi muda ini.
Menurutnya, sebagai generasi muda sudah selayaknya untuk mencari ide dan pemikiran yang cemerlang guna melakukan perubahan untuk kepentingan masyarakat.
“Pramuka dengan kemajuan teknologi harus kreatif dan inovatif untuk melahirkan terobosan agar tidak hanya melakukan kegiatan rutinitas semata.” pungkasnya.
Reporter : Asm
Editor : Red


