banner 728x90
Tak Berkategori  

Kecewa, Warga Ganding Blokir Jalan Kabupaten Penghubung Ganding – Pasongsongan Yang Rusak Parah


SUMENEP, (TransMadura.com) –
Bentuk kekecewaan, warga Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding melakukan pemblokiran akses jalan kabupaten penghubung dua Kecamatan Ganding – Kecamatan Pasongsongan.

Akses jalan ditutup sebab jalan rusak parah yang tidak kunjung diperbaiki. Akhirnya dengan kecewa menutup jalan dengan memasang kayu dan ditanami pohon pisang tepatnya di tengan-tengah jalan yang rusak, sehingga kendaraan roda empat tidak bisa lewat.

banner 728x90

“Aksi pemblokiran dilakukan mulai pagi tadi di sepanjang jalan perbatasan desa Gadu Barat dan desa Gadu Timur. Kondisi jalan yang rusak parah ditutup oleh warga untuk memberikan ‘peringatan’ kepada pemerintah setelah sekian tahun tidak ada perbaikan. Kata sumber dilokasi, Selasa (20/2/2018) sekitar jam 09.30 Wib.

Baca Juga :   Pelaksanaan Pasar Murah, DPRD Sumenep Warning Tepat Sasaran

Ia mengungkapkan, dengan keadaan jalan yang sangat parah tersebut sudah lama dirasakan warga desa Gadu Barat. Tidak ada perhatian dari pemerintah kabupaten, yang Kondisi jalan berlubang menjadi genangan air pada musim hujan.

Sementara juga senada disampaikan Dayat (24), Warga Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding mengatakan, jalan dengan panjang 1 kilometer yang rusak parah, sebelumnya aspal sedangkan yang sekarang hanya batu sudah kocar – kacir.

“Beberapa kubangan pun jelas terlihat nyata di beberapa sisi jalan.
Kita tentu sangat prihatin karena kondisi jalan terlihat berlobang dan digenangi air dengan kedalaman 5 sampai 15 cm. Dan warga sangat kecewa pada pemrintah kabupaten sumenep karena jalan penghung antar dua kecamatan ini di biarkan sampai rusak parah,” tuturnya.

Baca Juga :   Kejanggalan Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda, BKPSDM Sumenep Tegaskan Lelang Prosedural

Ia mengaku kesal dengan jalan kesal dengan jalan yang rusak dan tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Padahal, jalan tersebut sebagai akses masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

“Jalan tersebut merupakan sarana untuk kamajuan ekonomi dan juga pendidikan pada masyarakat umumnya. Kami mohon kepada pemerintah, agar jalan tersebut segera diperbaiki sebelum masyarakat melakukan hal-hal yang lebih dari ini,” tegasnya. (Asm)

banner 336x280

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *