PAMEKASAN, (TransMadura,com) – Sejumlah pemuda yang tergabung di Organisasi Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (ALPART) gruduk kantor Dinas Prekonomian Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Senin ( 19/02/2018).
Hal itu terkait dengan persoalan kinerja Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam dinilai fiktif dan abal -abal.
“Kinerja kabag perekonomian dan SDA terindakasi tidak jelas dan ternilai abal-abal “. Tegas Amir Korlap aksi.
Ia memaparkan, Kabag Perekonomian dari beberapa program itu terindikasi tidak tertib administrasi salah satunya penyampaian informasi ketentuan perundang – undangan dibidang cukai, pengawasan dan monitoring distribusi BBM dan LPG bersubsidi dan enam belas program lainya. Namun sayangnya saat mau audensi tidak ditemui.
“Kabag perekonomian sepertinya belum tertib administrasi, sebab dari surat audiensi yang sebelumnya kami kirim dari pihak kabag perekonomian tidak menemuai dari rekan ALPART (aliansi pemuda peduli rakyat) dan tanpa ada surat balasan kepada kami, sehingga kami melakukan aksi. Dan dari program yang tidak terindikasi tidak jelas ada sekitar delapan belas program “. Ungkap holid.
Sementara, Prama Jaya selaku kabag perekonomian saat menemui massa aksi mengatakan, dirinya meminta maaf saat menemui massa aksi, dan hal itu semua memberikan kepada kasubag yang mewakili untuk bisa memberi penjelasan kepada massa aksi
” Saya minta maaf ke adek-adek untuk kejelasan dari program tersebut disini sudah ada beberapa perwakilan kasubag untuk memberi penjelasan “. Tandasnya. (Basri/red)


