SUMENEP, (TransMadura.com) – Dusun Brambang Desa Kalimo’ok Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep Madura-Jawa Timur ialah salah satu wilayah binaan Koramil 02/Kalianget, yang berinduk di bawah naungan Kodim 0827 Sumenep, sebagai Komandan Koramil dijabat oleh Kapten Inf. Taryono.
Danramil Kapten Taryono mengatakan warga masyarakat di Desa Kalimo’ok Kecamatan Kalianget disamping pekerjaan kesehariannya nelayan juga ada yang berprofesi sebagai petani, salah satunya Bapak Ali. Sabtu, (17/2/2018).
Kali ini Pak Ali dalam perawatan padinya dibantu oleh Kopda Muhayyi Babinsa Desa Kalimo’ok, pada pelaksanaan penyemprotan guna untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya kerusakan begitu juga kerugian yang diakibatkan adanya hama wereng maka Pak Ali selalu lakukan perawatan salah satunya penyemprotan.
Dalam pelaksanaan penyemprotan tanaman padi milik Pak Ali dibantu oleh Babinsa Kopda Muhayyu. Sementara itu, disela Kopda Muhayyi membantu Pak Ali beliau mengungkapkan bahwa waktu yang tepat untuk menyemprot tanaman padi adalah saat mulut daun mulai terbuka, dikarenakan cairan pestisida akan lebih mudah diserap oleh tanaman padi hingga masuk ke dalam lapisan jaringan. Sabtu, (17/2/2018).
“Menyemprot tanaman tidak melulu harus keseluruhan bagian tanaman, cukup dibawah permukaan daun, karena disinilah letak mulut daun berada,” tutur Muhayyi.
Dikatakan oleh Babainsa Ramil 02/Kalianget bahwa sekilas masalah penyemprotan tampak mudah dan bisa dilakukan oleh siapapun, tetapi karena bahan-bahan penyemprotan membutuhkan banyak campuran yang terkadang mengandung racun, maka tidak boleh dilakukan secara sembarangan. “imbuh Babinsa”.
Komandan Koramil 0827/02 Kalianget Kapten Inf. Taryono menyampaikan, agar proses penyemprotan hama padi ini berjalan dengan cepat, dirinya memerintahkan para Babinsa untuk membantu para petani melakukan penyemprotan.
Teknik penyemprotan adalah salah satu kegiatan dalam mengendalikan serangan hama dan penyakit untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman padi, semuanya itu tadi kita lakukan guna mensukseskan serta mewujudkan swasembada pangan. “tutup Danramil”. (Man/Red)


