banner 728x90
Tak Berkategori  

Potensi Pertanian di Sumenep Menjanjikan, Kenalkan Pendidikan Sejak Dini

potensi pertanian

SUMENEP, (TransMadura.com) – Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mempunyai sektort lahan pertanian yang cukup luas dan sangat potensial untuk dijadikan tanaman pertanian disegala macam tanaman. Namun, dengan adanya tersebut saat ini tidak pernah dilirik oleh generasi muda, karena dianggap usaha dipertanian tidak menguntungkan, bahkan para pemuda banyak mencari usaha di kota karena pertanian dianggap tidak menguntungkan.

Hal ini perlu adanya pengenalan pendidikan pertanian diberikan mulai sejak dini kepada anak-anak agar terbiasa dan mencintai dunia pertanian dengan cara mengenalkan tehnologi pertanian didapat mulai sejak dini, dan dapat menciptakan generasi muda yang mandiri.

banner 728x90

“Amatan kami, pemuda sekarang lebih condong jadi buruh di berbagi perusahaan dibandingkan memilih menjadi petani dan mengelola lahan pertanian yang ada. Sehingga banyak lahan produktif saat ini masih banyak yang kosong,” kata ketua peguyuban pemerhati kelompok tani (P2KT) Sumenep, Zaenuri, Jum’at, 16 Februari 2018.

Baca Juga :   Baru 20 Tambak Udang  di Sumenep Mengantongi Dokumen Lingkungan

Menurutnya, Hasil kajian dilakukan dalam perkembangan selama 10 tahun terakhir, tambahan kegiatan ekstra culikuler dimasing-masing lembaga pendidikan sekolah tentang dunia pertanian perlu diupayakan dan diperdayakan untuk anak- anak, biar nantinya bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain, seperti di negeri Jepang.

“Kami berharap Dinas Pertanian dan Dinas Pendidikan kedepan bisa membangun kerjasama berkontribusi dalam menghasilkan pengusaha muda yang bisa membantu meningkatkan roda perekonomian di Indonesia pada umumnya,” jelas Zaenuri yang biasa dipanggil Ki Demang.

Dirinya saat ini telah melakukan trobosan dan pendekatan ke duania pendidikan. Salah satunya dengan Dinas Pendidikan Sumenep. Harapannya materi tentang pertanian dalam bentuk kegiatan ekstra kurikuler bisa dijadikan bahan ajar muatan lokal kedepan. “Kalau di Dinas Pendidikan sudah selesai, mereka siap. Tapi yang belum ada komonikasi itu dari Dinas Pertanian sendiri,” jelasnya.

Baca Juga :   DPRD Sumenep Siap Bergandeng Tangan Bersama Ulama' Penertiban THM

Selain dijadikan sebagai muatan lokal, lanjut Zaenuri, nantinya anak didik bisa dikembangkan lebih lanjut melalui kompetisi menulis tentang pengembangan wirausaha bagi para jurnalis dan masyarakat umum.

Selama ini, pendidikan pertanian di Sumenep hanya dikenalkan sejak perguruan tinggi. Sementara di pendidikan dasar sampai tingkat SLTA, nyaris tidak ada materi yang bersentuhan langsung dunia pertanian.

Sementara potensi alam yang dimiliki sangat melimpah. Tanah di wilayan Sumenep hampir semuanya cocok ditanami semua jenis tanaman holtikultura, seperti jagung, padi, bawang, kacang-kacangan dan yang lain.

“Kami harap melalui pengenalan pendidikan lapangan tentang pertanian ini, diharapkan banyak generasi muda yang tertarik menggeluti dunia pertanian dan pada saatnya mampu menggerakan roda ekonomi Indonesia bisa terus berjalan dengan baik dengan munculnya orang-orang yang siap bersaing di bidang pertanian,” tegasnya. (Asm)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *