banner 728x90
Tak Berkategori  

PPP Sumenep Gelar LKKD Tujuan Mengenal bingkai Pembangunan


SUMENEP, (Transmadura.com) — Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) yang digelar Hotel Utami di Jalan Trunojoyo pada Rabu (22/11/2017).

Pada acara tersebut bertujuan untuk memperkuat kemampuan kader internal dengan sasaran kader di setiap PAC, termasuk simpatisan seluruh Kecamatan di Kabupaten Sumenep yang ada ujung timur pulau garam madura Jawa Timur.

banner 728x90

“Tujuan pelatihan ini untuk mengenal visi misi partai dengan bingkai pembangunan Kabupaten Sumenep kedepan,” kata ketua DPC PPP Sumenep, KH. M Solahuddin, Rabu (22/11/2017).

Ditegaskan, para kader PPP di Sumenep sebagai agen perubahan, harus dibekali dengan kemampuan mumpuni, sehingga kader partai berlambang ka’bah ini diharapkan mampu mewarnai pembangunan.

Baca Juga :   Pelaksanaan Pasar Murah, DPRD Sumenep Warning Tepat Sasaran

“Ini baru LKKD pertama, diikuti 150 kader dari perwakilan PAC, sementara diwakili oleh pengurus harian, nanti akan dilanjutkan ke pelatihan lain untuk seluruh kader, hingga simpatisan,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPW PPP Jatim, Norhadi secara terpisah mengatakan, setiap tahun partainya memiliki rangkaian tahapan yang harus dilalui, seperti tahun 2016 lalu yang merupakan tahun konsolidasi, sedangkan di tahun 2017 ini merupakan tahun kaderisasi di seluruh 38 kota/Kabupaten.

“Nah, ditahun 2018 nya, kita akan menghadapi tahun seleksi, untuk menyiapkan caleg bermutu, berdedikasi, punya loyalitas terhadap PPP, jadi kita tidak ingin partai hanya menjadi tumpangan, karena akan merusak kader intern, baru di 2019 masuk tahun kompetisi,” tuturnya, Rabu (22/11/2017) ditemui di salah satu hotel di Jalan Trunojoyo Sumenep.

Baca Juga :   DPRD Sumenep Siap Bergandeng Tangan Bersama Ulama' Penertiban THM

Sumenep ini mengawali, karena setelah pelaksanaan ini, lanjut Hadi, ada rangkaian kaderisasi ke seluruh daerah pemilihan (Dapil), bahkan disetiap PAC bakal melaksanaakan kaderisasi.

Tujuannya, untuk menyeleksi caleg-caleg yang bermutu, caleg yang dikatakan bermutu minimal memiliki modal jaringan sosial, modal politik, dan tidak bisa dipungkiri harus kuat di finansial.

“Tigal modal ini (Jaringan sosial, modal politik dan finansial,red) saya yakin Kabupaten Sumenep dari yang hanya memiliki 7 kursi bisa 10 bahkan 12 kursi,” pungkasnya kepada sejumlah wartawan. (Asm)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *