banner 728x90
Tak Berkategori  

Buk Su’an (70) Warga Desa Gunung Kembar Janda Tua Miskin Ngaku Tak Pernah Dapat Bantuan


SUMENEP, (TransMadura.com) –
Sangat miris di era saat ini, ketika masih ada seorang janda miskin luput dari perhatian pemerintah, khususnya desa yang belum memberikan program bantuan. Padahal, dengan anggaran yang cukup besar mengalir ke desa dari program DD ADD untuk pemberdayaan dan pembangunan infrastruktur.

Salah satunya, Buk Su’an (70) warga Dusun Gunung Kembar, Desa Gunung Kembar, Kecamatan Manding, Sumenep, Madura, Jawa Timur, seorang janda tua renta hidup sendiri dengan kondisi yang sakit-sakitan berjalan bungkuk dibantu dengan tongkat, berjualan krupuk keliling ke tetanga terdekat hanya mencari penghasilan untuk sesuap nasi.

banner 728x90

Namun, mirisnya janda tua renta tersebut, mengaku tidak pernah mendapatkan perhatian bantuan pemerintah desa maupun kabupaten.

Baca Juga :   Kejanggalan Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda, BKPSDM Sumenep Tegaskan Lelang Prosedural

“Saya hidup sendiri dan sudah sakit sakitan, dan tidak pernah dapat bantuan dari pemerintah, apalagi bantuan Raskin, saya tidak diperhatikan oleh kepala desa, malah yang dapat bantuan raskin hanya orang kaya,” ngakunya Su’an, rabu (22/8/2018).

Menurutnya, untuk mendapatkan hasil untuk dimakan hanya dengan berjualan krupuk dengan berpengasilan 10 ribu per hari, itupun kalau habis. “Saya berjualan krupuk duduk di pos depan rumah warga menunggu siapa tau ada yang mau beli, kadang untuk makan diberi tetangga,” jelasnya dengan penuh iba.

Sementara Abutalip tetangganya juga membenarkan, bahwa Su’an (70) tidak pernah dapat bantuan beras miskin (Raskin) dan merasa kasihan yang lain dapat mereka tidak menerima sendirian. Padahal, Buk Su’an itu yang paling layak untuk dapat bantuan itu.

Baca Juga :   Kejanggalan Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekda, BKPSDM Sumenep Tegaskan Lelang Prosedural

“Saya merasa kasihan pak, ketika melihat buk Su’an berangkat berjualan dengan dibantu tongkat berjalan dengan membungkuk. Berjalan jarak seratus meter istirahat,” ucapnya.

Tallip berharap kepada bapak bupati dan kepala desa Gunung kembar, agar memperhatikan buk Su’an, dan memberikan bantuan raskin yang harus tepat sasaran. “Kades ya harus selektif, masak yang lebih mampu diberi bantuan, sedangkan yang memang miskin tidak diperhatikan, seperti buk Su’an. kasihan pak?,” tandasnya dengan penuh harap. (Red)

banner 336x280

Respon (1)

  1. What i do not undersgood is in truth how you are not really much more smartly-appreciated than you may be now.

    You are so intelligent. You recognize thus considerably inn relation to
    this topic, produced me individually believe it from a lot of vried angles.
    Its like women and men don’tseem to be fascinated unlless it’s oone thing to do with Lady
    gaga! Yoour own stufffs nice. All thee time cae for it up! https://u7bm8.mssg.me/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *