Berita  

Jembatan Kayu di Manding Diusulkan Diganti Beton Lewat Program Bakti TNI AD

Jembatan Kayu di Manding Diusulkan Diganti Beton Lewat Program Bakti TNI AD

SUMENEP – Kodim 0827/Sumenep mulai mempersiapkan pembangunan Jembatan Garuda melalui program Bakti TNI AD untuk Negeri di wilayah Madura. Salah satu lokasi yang ditinjau berada di Sungai Blimbing, Desa Lanjuk, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Jumat (26/6/2026).

Pengecekan dilakukan oleh Danramil 0827/03 Manding Kapten Inf Totok Subiyantoro bersama anggota Babinsa, perangkat desa, dan masyarakat setempat. Kegiatan difokuskan pada survei serta pengukuran titik yang akan menjadi lokasi pembangunan jembatan.

Kapten Inf Totok Subiyantoro mengatakan, jembatan yang ada saat ini sudah tidak layak digunakan karena masih berbahan kayu dan bambu. Kondisi tersebut dinilai berisiko bagi keselamatan warga yang setiap hari melintas.

“Jembatan ini tidak memenuhi standar keamanan. Konstruksinya masih menggunakan kayu dan bambu yang mudah lapuk, sehingga sangat membahayakan masyarakat, terutama saat debit air sungai meningkat. Karena itu kami mengusulkan pembangunan Jembatan Garuda berbahan beton agar lebih kuat, aman, dan berumur panjang,” ujarnya.

Menurut Totok, pembangunan jembatan tidak hanya menjadi solusi atas persoalan infrastruktur, tetapi juga akan memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi warga Desa Lanjuk.

“Kami berharap pembangunan ini segera terealisasi. Kehadiran jembatan beton nantinya akan mempermudah akses warga, salah satunya mempercepat distribusi hasil pertanian,” ungkap Kapten Inf Totok.

Hasil pengecekan lapangan dan pengukuran akan menjadi dasar dalam proses perencanaan pembangunan, sehingga pelaksanaan nantinya dapat berjalan sesuai kebutuhan dan kondisi di lokasi.

Exit mobile version