Berita  

Bakti TNI AD Bantu Wujudkan Rumah Layak bagi Abdul Latif

Bakti TNI AD Bantu Wujudkan Rumah Layak bagi Abdul Latif

SUMENEP, (TransMadura.com) – Harapan Abdul Latif, warga Dusun Tenggina, Desa Slopeng, Kecamatan Dasuk, untuk memiliki rumah yang lebih layak mulai menemukan jalan. Rumahnya kini dibangun melalui program Bakti TNI AD untuk rakyat di wilayah Madura yang dilaksanakan Kodim 0827/Sumenep.

Minggu (9/8/2026), pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) tersebut memasuki tahap pemasangan kusen dan batu bata dinding. Sebelumnya, rumah Abdul Latif telah dibongkar untuk memulai proses pembangunan.

Babinsa Koramil 0827/12 Dasuk Serka M. Umar mengatakan, pengerjaan dilakukan secara bertahap bersama tukang dan masyarakat.

“Sekarang sudah mulai pasang kusen dan dinding. Kami kerjakan bersama-sama, yang penting setiap hari ada progres. Harapannya rumah ini segera selesai,” kata Serka M. Umar.

Sejumlah material pembangunan juga telah masuk ke lokasi. Di antaranya empat pikap pasir pasang, satu truk batu putih, 10 sak semen, 20 dos keramik ukuran 40, dua buah cat, satu kloset, satu pintu kamar mandi dan tujuh lembar asbes gelombang.

Babinsa menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pembangunan tersebut.

“Kami tidak bekerja sendiri. Tukang dan masyarakat ikut membantu. Semoga dengan gotong royong ini pekerjaannya lebih cepat selesai dan rumahnya bisa segera ditempati,” ujarnya.

Bagi Abdul Latif, pembangunan rumah tersebut bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi menjadi harapan baru bagi keluarganya.

“Selama ini rumah saya memang sudah tidak nyaman ditempati. Alhamdulillah sekarang dibantu dibangun. Saya sangat berterima kasih kepada TNI dan semua yang sudah membantu,” ujar Abdul Latif.

Ia berharap proses pembangunan berjalan lancar hingga selesai.

“Semoga cepat selesai. Kalau sudah jadi nanti, saya dan keluarga bisa tinggal lebih tenang dan nyaman,” imbuhnya.

Pembangunan RTLH tersebut mulai dikerjakan sejak pagi. Babinsa, tukang dan masyarakat bahu-membahu melanjutkan pembangunan rumah milik Abdul Latif secara gotong royong.

Exit mobile version