PAMAEKASAN, (TransMadura.com) –
Sebuah dum truk warna kuning muat hasil urug galian c di Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan, Pamekasan, tertimbun longsor hingga ringsek.
Pasalnya, dum truk tersebut saat akan memuat bahan urug hasil tambang dibawah tebing dan bagian tebing ambruk dengan kedalaman 20 meter menimpa truk tersebut.

Hasil pantauan media ini, terlihat mobil dum truk warna kuning ringsek tertimpa batu longsor di lokasi galian c sekira jam 15:00 wib.
Setelah peristiwa itu, polisi datang mengamankan alat berat dan jeregen yang diduga berisi solar bersubsidi dengan memasang garis polic line
Salah satu warga setempat yang enggan disebut namanya menyampaikan, bahwa tambang tersebut beroperasi kurang lebih 5 bulan. Kabarnya pemilik orang sampang.
“Apakah tambang ini sudah mengantongi izin atau masih belum, saya tidak tau,” katanya.
Namun, menurutnya dengan adanya tambang tersebut sangat membahayakan lingkungan. Apalagi peristiwa ini fakta dampak bahayanya.
“Semoga pihak penegak hukum tegas menindak penyebab terjadinya peristiwa ini,” Tegasnya.
(Ahmadi/red)











