Tak Berkategori  

PKL di Trotoar Mengganggu Keindahan Kota Keris Terus Ditertibkan

SUMENEP, (TransMadura.com) –
Untuk menertibkan lapak milik pedagang Kaki Lima (PKL) disepanjang jalan protokol yang dianggap menggangu pamandangan, terus dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep,Madura, Jawa Timur.

Bersih bersih PKL disepanjang Trunojoyo didepan yang bertuliskan selamat datang dikota Keris, langsung diangkat Polisi Pamong Praja diangkut dengan mobil pic up

Wakil bupati (Wabup) Sumenep Achmad Fauzi, menjelaskan Satpol PP memiliki kewajiban untuk menjaga keindahan kota, sehingga bersih-bersih barang, termasuk lapak PKL yang tidak jelas siapa pemiliknya. “Banyak lapak PKL yang ada di trotoar, mengganggu keindahan. Maka kudu ditertibkan, ” katanya.

Sebab, sambung dia, keberadaan barang itu bisa dikatakan mubazir. Manfaatnya tidak jelas, berbulan-bulan dibiarkan di lokasi itu. “Disamping mubazir, tidak bermanfaat, keberadaanya mengganggu keindahan kota. Maka wajar jika ditertibkan, ” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya meminta kepala Satpol PP untuk memerhatikan keindahan kota. Rombong atau lapak pedagang hendaknya ditertibkan dan diangkut. “Keindahan kota menjadi hal penting untuk dijaga, ” ujarnya (Asm)

Exit mobile version