Tak Berkategori  

Penurunan Bendera HMI, Satpol PP Sumenep Dituding Tebang Pilih

SUMENEP, (TransMadura.com) – Dinas Satpol PP Sumenep, Madura, Jawa Timur, Pasca penurunan bendera HMI dijalan trunojoyo dapat sorotan keras dari berbagai alumni, bahwa Satpol PP Sumenep dituding mendiskriminasi (Membeda bedakan).

Hal diungkapkan Syafrawi alumni juga sebagai advokat di sumenep, bahwa dengan penurunan bendera HMI terkesan tidak manusiawi. Seharusnya, sebelum diturunkan ada kordinasi dengan panitia atau pengurus HMI. “Mengepa tidak persuasif saja. Kan bisa dijelaskan dengan baik, ” sebab apabila itu diturunkan karena masuk wilayah terlarang maka harus diperlakukan sama. Sebab, ada beberapa kegiatan organisasi lain malah terpasang di tempat itu.

“Ada apa ini. Perlu ada penegasan dari pihak terkait. Apabila tidak boleh, ya, harus dilakukan sama jangan diakriminatif, ” katanya.

Sementara Kasatpol PP Fajar Rahman menjelaskan, penertiban itu dilakukan karena berada di zona merah tempat larangan penempatan atribut (bendera atau baner). “Saya sudah memberitahukan perihal zona merah itu kepada setiap instansi ataupun organisasi yang hendak mengadakan kegiatan,” katanya.

Sebelumnya, bendera organisasi HMI diketahui di tertibkan oleh petugas Satpol PP tadi sekira pukul 08.00 Wib. Sedangkan HMI akan melangsungkan Musda Badko Jatim 2018, yang terhitung sejak hari ini (26-27/7/2018). (Asm)

Exit mobile version