SUMENEP, (Transmadura.com) —
4 program Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sambut Hari jadi Kota Sumenep Spektakuler yang ke-748 dengan 4 program sektor membangun roda Pemerintah Kabupaten.
Salah satu program sambut hari jadi kabupaten Sumenep ke-748 tahun 2017 ini, program Asoransi Nelayan yang sangat mengena sekali kepada masyarakat, khususnya masyarakat nelayan kabupaten sumenep. “Sampai saat ini sudah disalurkan kepada masyarakat sekitar 3 Miliar santunan Asoransi kecelakaan nelayan, banyak sekali sudah yang diterima,” kata Kepala Perikanan Kabupaten Sumenep Arif Rusdi.
Menurut mantan Kadis Peternakan ini, kreteria yang dapat asoransi kecelaan Nelayan adalah, nelayan yang sakit dapat santunan perawatan 20 juta, kecekakan cedera maksimal 100 juta, meninggal dirumah dapat santunan 160juta, dan meninggal kecelakan di laut dapat santunan 200 juta. “yang dapat santuan asoransi kecelakaan tergantung kreteria yang ditentukan,” jelasnya.
Tidak hanya itu kata Rusdi, juga program yang spektakuler, membangun pabrik ikan yang berskala Nasional Integrated Cold Storage (ICS) merupakan Unit Pengolahan Ikan (UPI). Satu unit pengolahan ikan yang skala nasional yang saat ini kita lakukan dalam rangka menyambut hari jadi kabupaten sumenep ke-748. “Insyaallah kalau ini terbangun roda pemerintahan kabupaten sumenep akan berjalan dengan bagus,” ungkapnya diruang kerjanya kamis 19/10/2017.
Program Wandata. Program data yang dipantau lewat satelit yang diberikan kepusat, nantinya, akan selalu dipantau melalui satelit. “Data dari kami Dinas Perikan yang diberikan ke Pusat akan selalu dipantau melalaui satelit yang digunakan. Artinya satelit yang digunakan nantinya hasil data yang valid dari satelit. Itu terpantau benar tidaknya data tersebut,” bebernya.
Kendati demikian, juga dengan program Kartukusuka (Kartu Usaha Kelautan dan Perikanan). Program untuk pengusaha yang bergerak dibidang kelautan dan perikanan. “ini yang tengah kita lakukan fungsinya sama dengan Kartu Tani,”ungkapnya.
Dengan momen hari jadi kota sumenep ini, Arif Rusdi punya harapan kepada masyarakat sumenep agar menjaga laut kita, karena potensi laut kita punya sangatlah luas sekali sekitar 50 ribu kilometer 3/4 (tiga per empat) dari perairan laut yang ada di jawa timur dengan 126 pulau.
“ini semua berpotensi untuk perikanan dan kelautan. Potensi ini akan selalu tergaja bisa dinikmati oleh masyarakat. Dan minta kepada seluruh lapisan masyarakat bersama – sama menjaga laut kita, amankan dan hindari alat tangkap yang dilarang oleh pemerintah, hindari penangkapan ikan yang merusak lingkungan. Dengan cara pengeboman itu bukan alat tangkap, tapi cara yang merusak lingkungan,” tandasnya. (Asm)











