Kunjungan Jokowi Mengaku Senang Pola Pendidikan Ponpes AL- Amin Prenduan

SUMENEP, (Transmadura.com) —
Dalam rangka kunjungan kerja ke Kabupaten Sumenep. Presiden Jokowi mendapatkan sorban dari ulama ketika berada di Ponpes Al-Amin Prenduan Sumenep.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ketika mengunjungi Pondok Pesantren Al-Amin, Prenduan, Sumenep, Jawa Timur, mengaku senang terhadap pola pendidikan yang diterapkan di pondok pesantren.

Bahkan, kebanggan itu juga diungkapkan Presiden Jokowi ketika berkunjung Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk. Presiden berkeyakinan bahwa siswa di Indonesia termasuk santri mempunyai kemampuan dan kecerdasan yang tinggi.

“Saya punya keyakinan anak Indonesia pinter-pinter, kalau ikut olimpiade pasti ada yang dapat medali,” katanya.

Presiden menyatakan pendidikan yang dikembangkan di Pesantren memiliki pola pendidikan karakter yang cukup kuat sehingga akan mampu menghadapi persaingan ke depan.

“Saya senang anak anak santri diberi landasan pendidikan karakter, kekuatan kita ada di situ dan Saya menghimbau kepada kita semua untuk memperoleh SDM kita dalam menghadapi persaingan,” katanya.

Dalam silaturahim dan halaqah pimpinan dan pengasuh ponpes serta santri berprestasi se-Madura di Ponpes Al Amien Prenduan Sumenep itu, Presiden Joko Widodo menjanjikan pemberian beasiswa untuk santri berprestasi dari pondok pesantren yang ada di Pulau Madura Jawa Timur.

“Memasuki era persaingan penyiapan sumber daya manusia menjadi penting,” kata Presiden Jokowi.

Hadir dalam kesempatan itu 500 santri berprestasi dari pondok pesantren di Pulau Madura, Presiden Jokowi meminta Mensesneg Pratikno yang hadir dalam acara itu untuk menangani pemberian beasiswa bagi santri berprestasi itu melalui seleksi.

“Saya senang sekali kalau 500 santri bisa masuk semua untuk memperoleh beasiswa,” kata Jokowi.

Menurut Presiden, beasiswa akan diberikan kepada santri yang lolos seleksi. Seleksi perlu karena yang akan dituju adalah perguruan tinggi terbaik untuk santri dari Madura.

“Lima belas sampai duapuluh tahun yang akan datang akan terjadi persaingan yang sangat ketat, kita punya SDM kalau tidak dibenahi akan sulit memenangkan persaingan, persaingan ketat sudah ada, bukan lagi di depan mata, dimulai dengan MEA,” katanya.

Sekedar diketahui, setelah dari Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk, Presiden Jokowi langsung menuju ke Ponpes Al-Amin Prenduan dan dilanjutkan ke Ponpes Al-Karimiyah Sumenep. Setelah itu, Presiden Jokowi langsung ke Bandara Trunojoyo Sumenep untuk kembali ke Jakarta. (Asm/irwan)

Exit mobile version