Akan Dibangun Pengembangan Tambak Udang Baru Di Ambunten 7,4 Hektar

Sumenep, (TransMadura.com) —
Pembebasan lahan seluas 7,4 Hektar yang dikabarkan investor akan dibangun pengembangan tambak udang di wilayah Pantura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus berlanjut. Terbaru di Desa Beluk Ares, Kecamatan Ambunten.

Dari informasi yang berhasil dihimpun beberapa media pembebasan lahan seluas sekitar 7.429 meter di Dusun Ares Daja, Desa Beluk Ares, Kecamatan Ambunten telah selesai. Saat ini CV Anugerah Lautan Pertiwi sebagai pengelola tengah memproses pengajuan izin Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) di Dinas Lingkungan Hudup (DLH) Sumenep.

Sidang pengajuan UKL-UPL sudah selesai, namun DLH belum mengeluarkan rekomendasi pengajuan izin untuk diproses di Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu. “Kemarin saya yang pimpin sidangnya,” kata Kepala DLH Sumenep Syahrial.

Dalam sidang itu kata Syahrial, melibatkan dari unsur Kecamatan Ambunten, pihak Invenstor dan juga tokoh masyarakat sekitar.

Pihaknya menegaskan, sebelum izin dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah, investor tidak diperbolehkan melakukan kegiatan. “Saat ini masih nol persen, tidak ada kegiatan apapun,” jelasnya.

Sementara lokasi yang bakal dibangun berada di sebelah selatan jalan raya. Sehingga dipastikan tidak akan mengganggu eksotis pantai atau area destinasi pantai slopeng.

Kendati demikian, kata Syahrial meskipun izin dari pemerintah daerah telah selesai investor juga harus mengurusi izin kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk pengambilan air laut. “Karena lokasinya motong jalan, maka harus membuat trowongan sebagai jalan air laut nanti. Untuk pengambilan airnya harus izin ke Provinsi,” ungkapnya.

Pihaknya menekan apabila telah beroperasi, investor wajib untuk membuat Instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Sehingga limbah yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan. “Tambak udang juga ada limbahnya,” tandas Syarial. ( Asm/irwan)

Exit mobile version