Berita  

Kegiatan Job Fair 2026, Disnaker Sumenep Buka Tenaga Kerja Daerah

Kegiatan Job Fair 2026, Disnaker Sumenep Buka Tenaga Kerja Daerah

SUMENEP, (TransMadura.com) – Memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat, Pekab Sumenep melalui Disnaker (Dinas Ketenaga Kerjaan) melakukan kegiatan “Sumenep Job Fair 2026”.

Kegiatan ini, bertujuan untuk mengurangi tingkat pengangguran melalui peningkatan penyerapan tenaga kerja di daerah.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sumenep, Mustangin mengatakan, Sumenep Job Fair menjadi salah satu upaya mengurangi tingkat pengangguran.

“Bursa kerja (job fair) juga sebagai sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan, karena bisa bertemu langsung antara pencari kerja dan perusahaan dan porses rekrutmen berlangsung lebih efektif,” katanya saat pembukaan, di Gedung KORPRI, Rabu (23/09/2026).

Menurut Mustangin, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketenagakerjaan berkomitmen, untuk mendorong berbagai program yang bisa memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja di daerah.

“Job Fair diharapkan tidak hanya memberikan peluang bagi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi mendukung upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Agus Dwi Saputra di sela-sela pembukaan, di Gedung KORPRI,Jop Fair 2026 ini, menghadirkan peluang kerja bagi masyarakat dengan melibatkan sebanyak 35 perusahaan atau pemberi kerja yang menyediakan total 3.141 lowongan pekerjaan dari berbagai bidang.

“Perusahaan yang mengikuti kegiatan itu antara lain, sebanyak 17 perusahaan berasal dari Kabupaten Sumenep, sedangkan 18 perusahaan lainnya berasal dari luar daerah,” ungkapnya.

Lebih rinci agus menyampaikan, puluhan perusahaan menawarkan beragam kesempatan kerja dalam kegiatan ini, mencakup sejumlah sektor, di antaranya bidang kesehatan atau medis, jasa, perhotelan, perbankan, seluler, dan berbagai bidang jasa lainnya.

“Keterlibatan perusahaan dari dalam maupun luar Kabupaten Sumenep juga memberikan beragam pilihan bagi pencari kerja untuk mengenal kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri,” terangnya.

Ia menyatakan, sebanyak 3.141 lowongan kerja dari 35 perusahaan atau pemberi kerja, menjadi salah satu wadah yang mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan industri, sehingga diharapkan kegiatannya membantu masyarakat dalam memperoleh informasi lowongan kerja serta membuka akses terhadap peluang kerja.

Masyarakat melalui Sumenep Job Fair, khususnya para pencari kerja, diharapkan bisa memperoleh informasi mengenai kesempatan kerja, memperluas akses mengenai kesempatan kerja, sekaligus menjajaki peluang memasuki dunia kerja sesuai dengan kompetensinya.

“Para pencari kerja diimbau untuk aktif mencari informasi mengenai penawaran lowongan pekerjaan, mencermati persyaratan setiap posisi guna memilih peluang kerja yang sesuai dengan kompetensi dan minatnya,” tuturnya.

(*)

Exit mobile version