SUMENEP, (TransMadura.com) – Akses warga Dusun Galuguran, Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, bakal semakin mudah setelah pembangunan jembatan terus dikebut melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura Tahun 2026.
Proses pengerjaan jembatan tersebut kembali dilakukan pada hari ini Jumat (11/9/2026). Sejak pukul 08.00 WIB, Babinsa Koramil 0827/11 Pasongsongan bersama tujuh tukang las melanjutkan pekerjaan di lokasi.
Babinsa Koramil 0827/11 Pasongsongan, Sertu Dadang Sulistyo, mengatakan pekerjaan kali ini difokuskan pada pemasangan besi WF dan bondex.
“Sekarang kami fokus di pemasangan besi WF dan bondex. Kami kerjakan satu per satu supaya rangkanya terpasang kuat,” kata Sertu Dadang.
Ia menjelaskan, proses pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. Babinsa juga ikut memantau jalannya pekerjaan agar setiap tahapan dapat berjalan dengan baik.
“Kami dampingi terus pekerjaannya. Harapannya, pembangunan ini berjalan lancar dan nantinya jembatan bisa segera dimanfaatkan warga,” ujarnya.
Sejumlah material telah disiapkan untuk mendukung proses pembangunan. Di antaranya batu gunung, batu koral, pasir, besi ulir ukuran 19 dan 13, besi WF, bondex, pelkep, paku bumi, kayu, triplek, bendrat serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya.
Pemasangan besi WF menjadi salah satu bagian penting dalam proses pengerjaan karena digunakan sebagai rangka utama jembatan. Sementara bondex dipasang sebagai bagian dari tahapan konstruksi berikutnya.
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura Tahun 2026 yang dilaksanakan Kodim 0827/Sumenep melalui satuan kewilayahan.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat membantu memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas warga di Dusun Galuguran serta wilayah sekitarnya.











