Berita  

TNI-Warga Kompak Kejar Pembangunan Jembatan Galuguran

TNI-Warga Kompak Kejar Pembangunan Jembatan Galuguran

SUMENEP, (TransMadura.com) – Tumpukan batu dan tanah terus bergerak di Dusun Galuguran, Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep. Di tengah proses pembangunan jembatan, prajurit TNI bersama warga bahu-membahu melakukan pengurukan.

Selasa (1/9/2026) pagi, Babinsa Koramil 0827/11 Pasongsongan Sertu Dadang Sulistyo turun langsung bersama masyarakat. Batu dan tanah diangkut, ditata, kemudian diratakan untuk memperkuat bagian jembatan yang sedang dikerjakan.

Pekerjaan dilakukan secara gotong royong. Warga ikut turun tangan membantu prajurit TNI menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan di lokasi.

“Untuk sekarang kita fokus pengurukan dulu. Material kita tambah dan ratakan supaya bagian jembatan lebih kuat dan siap dilanjutkan ke pekerjaan berikutnya,” ujar Sertu Dadang.

Menurutnya, keterlibatan warga membuat pekerjaan menjadi lebih cepat. Semangat gotong royong juga terlihat sejak pekerjaan dimulai.

“Warga cukup antusias membantu. Kita bagi pekerjaan di lapangan, yang penting terus bergerak sampai tahap ini selesai,” katanya.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura di wilayah Kodim 0827/Sumenep.

Bagi warga Dusun Galuguran, jembatan ini nantinya diharapkan menjadi akses penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Karena itu, pengerjaannya terus dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat sekitar.

Gotong royong TNI dan warga menjadi kekuatan tersendiri dalam pembangunan tersebut. Bukan hanya membangun jembatan, tetapi juga membangun akses yang nantinya kembali digunakan dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Exit mobile version