SUMENEP, (TransMadura.com) – Warna merah putih mulai menyelimuti Jembatan Karang di Dusun Karang, Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Kamis (6/8/2026). Kuas demi kuas digerakkan bergantian oleh personel Koramil 0827/13 Rubaru dan warga. Tahap pengecatan pagar serta lantai jembatan menjadi penanda bahwa pembangunan dalam program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura telah memasuki sentuhan akhir.
Pemandangan berbeda terlihat sejak pagi. Tidak ada sekat antara prajurit dan masyarakat. Sebagian mengaduk cat, sebagian lagi mengecat pagar besi, sementara warga lainnya merapikan lantai jembatan.
Suasana penuh canda dan kerja sama itu menggambarkan semangat gotong royong yang terus terjaga selama proses pembangunan berlangsung.
Jembatan yang sebelumnya sulit dilalui itu kini berdiri lebih kokoh. Kehadirannya diharapkan mempermudah mobilitas warga, memperlancar aktivitas pertanian dan perekonomian, sekaligus menjadi akses yang lebih aman bagi anak-anak maupun masyarakat yang setiap hari melintas.
Babinsa Koramil 0827/13 Rubaru, Sertu Hainur Rahman, mengatakan pengecatan bukan sekadar mempercantik tampilan jembatan, tetapi menjadi bagian dari penyempurnaan agar hasil pembangunan benar-benar siap dimanfaatkan masyarakat.
“Kalau sudah sampai tahap pengecatan begini, artinya pekerjaan sudah hampir selesai. Kami ingin saat diserahkan nanti, warga merasa bangga karena jembatan ini dikerjakan bersama-sama,” ujarnya.
Menurutnya, kekompakan warga menjadi modal utama sehingga setiap tahapan pekerjaan berjalan lebih cepat dari yang direncanakan.
“Setiap hari selalu ada warga yang datang membantu tanpa diminta. Semangat seperti ini yang membuat kami semakin yakin, TNI dan rakyat memang tidak bisa dipisahkan,” katanya.
Tokoh masyarakat Desa Mandala, H. Rasyid, mengungkapkan pembangunan Jembatan Karang membawa harapan baru bagi masyarakat. Selama proses berlangsung, warga merasa dilibatkan, bukan hanya menjadi penerima manfaat.
“Kami bersyukur sekali. Jembatan ini sudah lama dinantikan. Sekarang sudah hampir selesai dan kami ikut menyaksikan setiap prosesnya. Insyaallah akan kami jaga karena ini hasil kerja bersama TNI dan masyarakat,” tuturnya.
Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura di wilayah Kodim 0827/Sumenep tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Jembatan Karang menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI dan warga mampu menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.











