SUMENEP, (TransMadura.com) –
Ayam bekisar icon dari Pulau Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Sehingga hewan yang memiliki keunikan dengan suara khas, keberdaannya perlu dilakukan penangkaran agar tidak punah.
Namun kelestarian hewan ini tetap dipertahankan, Buktinya pada agenda tahunan Bupati dalam kunjungan kerja “Safari Kepulauan”, terlihat Ayam Bekisar itu diperlihatkan.
Dalam kunjungannnya, Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim beserta Forkopimda menyaksikan hasil tangkaran dan dipraktekkan kawil silang antara ayam hutan dengan ayam kampung di Pendopo Kecamatan Kangayan.
Oleh sebab itu, Bupati dua periode ini meminta agar penangkaran ayam bekisar jadikan kampung penangkaran ayam bekisar.
Camat Kangayan Pulau Kangean H. Mohammad Hosen menyampaikan, memang perlu adanya penangkaran ayam bekisar, agar keberadaannya tidak punah.
Dia berharap kepada Kepala Desa yang ada di kepualauan Kangean untuk memperhatikan pendanaanya untuk mendukung peningkatan populasi ayam bekisar. “Menggunakan dana pemberdayaan melalui DD,” ucapnya.
Bahkan, Kepala Desa Torjek, sudah siap membantu penangkaran ayam bekisar menggunakan dana desa yang dimiliki khas tersebut.
“Juga akan menjadikan Desa Torjek sebagai icon ayam bekisar. Itu pernyataan Kades Torjek Mukenap,”
Dia juga meminta agar para ahli penangkar ayam tersebut membagi ilmu dengan masyarakat sekitar. “Terutama ditularkan kepada para generasi mudanya sebagai penerus dan berkelanjutn,” tutupnya.
(Fero/Red)