SUMENEP, (TransMadura.com) –
Kasus kriminal pembunuhan dan Narkoba di wilayah Polsek Kangayan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, sudah menurun. Pasalnya sebelumnya angka kasus pembunuhan itu, santet dan perempuan.
Namun, dari luas wilayah Kecamatan Kangayan, 70 persen hutan dan 30 persen dihuni masyarakat. Sehingga, dalam situasi kantibmas, Kapolsek Kangayan melakukan kerjasama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama, untuk membantu menciptakan keamanan dan ketertiban tangguhnya narkoba.
“Tadi malam kami sudah melakukan penangkapan pelaku narkoba barang bukti 3 gram sabu di wilayah polsek kangayan di Dusun Patapan, Desa Kangayan,” kata Kapolsek Kangayan, Ipda Agus Sugito, usai acara kunker bupati Sumenep, rabu, (16/9/2020)
Pelaku tersebut, jelas agus, asal desa sapeken, yang didapat barang itu di Arjasa, sehingga kecurigaan kecurigaan yang berbasis masyarakat. “Penting kami lakukan, untuk menurangi pelaku narkoba, namun erimakasih atas kerjasama masyakarakat,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut mantan Kanit Polsek Manding ini, mengaku kasus pembunuhan di Kangayan, yakni masalah perempuan dan karena isu santet. “Untuk isu santet ini kami sudah bentuk tim dengan Forpimka, antara lain camat kepolisian TNI, tokoh agama, dan tenaga medis, yaitu, puskesmas,”
Sehingga, kalau ada yang mengalami sakit tim bergerak cepat dan langsung mendatangi untuk dilakukan pemeriksaan, bahkan diambil darah dilakukan test laborat dan hasil penyakitnya disampaikan kepada yang bersangkutan hasil penyakitnya demikian.
“Ini akan mengurangi rasa kecurigaan mimpi mimpi yang mengarah kepada orang lain dan ketika ada yang tertuduh juga langsung didatangi, maka peran tokoh agama untu imbauan pencerahan bahwa ilmu sihir itu tidak bisa dibuktikan, namun perbuatannya penganiayaan yang mengandung pidana,”
Sehingga dilakukan pembinaan oleh para kiai untuk melakukan sholat, tidak selalu percaya pada hal hal negatif. “Dengan adanya tim kerawanan kasus pembunuhan saat ini sangat berkurang, 2020 ini hanya satu dan itupun langsung kamiungkap,” tutupnya.
(Red)











