Tak Berkategori  

Kegiatan Diklat Jurnalistik AMOS Berlanjut di MA Mashlahatul Hidayah Desa Errabu

SUMENEP, (TransMadura.com) – Kesekian kalinya Kegiatan Diklat Jurnalistik atau “Road Show Jurnalistis” Asosiasi Media Online (AMOS) digelar di MA (Madrasah Aliyah) Mashlahatul Hidayah, Desa Errabu, Kecamatan Bluto, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu, (12/02/2020).

Setiap kegiatan materi pelatihan yang diberikan seputar dasar-dasar jurnalistik mulai dari menulis, fotografi dan teknik wawancara serta macam-macam berita. Penyampaian materi dilakukan secara bertahap dengan satu kegiatan tiga materi.

Pada kegiatan kali ini Ahmadi Muni Ketua AMOS menyampaikan kisah anak kecil di salah satu desa yang takut kepada wartawan dan polisi.

“Dulu ada anak kecil di desa saya takut sama wartawan dan polisi, karena kata orang tuanya kalau wartawan dan polisi itu adalah tukang begal,” katanya didepan puluhan peserta.

Namun dirinya memberikan pemahaman kepada peserta jika tugas wartawan adalah tugas yang sangat mulia.

Sementara Pelatihan Jurnalistik ini bertujuan memberikan edukasi kepada generasi milenial seputar jurnalistik dan juga memberikan pelatihan cara menangkal berita hoax atau bohong.

“Dalam hal ini kami sebagai jurnalis memiliki peran untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya kaum milenial. Sehingga bisa memverifikasi berita yang mengarah pada berita hoax,” katanya.

Menurutnya, kaum milenial sangat mudah untuk mendapatkan informasi, baik melalui media online maupun media cetak. Dengan begitu dengan adanya edukasi ini siswa faham dan bisa memilah adanya informasi yang kian membumi saat ini.

“Harapan kami setelah acara ini siswa dan juga kaum milenial bisa membedakan informasi, apakah ini masuk kabar hoax atau ini produk jurnalis hang layak dikonsumsi publik,” jelasnya.

Mantan aktivis HMI Malang itu mengatakan, kegiatan serupa terus dilakukan selama periode kedua ia menjabat sebagai Ketua AMOS.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara rutin kepada sejumlah sekolah tingkat SMA sederajat yang ada di kabupaten berlambangkan kuda terbang ini.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang masuk Proker AMOS periode 2019-2021 yang dibingkai dengan program goes to school,” jelasnya.

Kegiatan ini juga terlaksana berkat kekompakan pengurus AMOS. “Jadi tidak ada embel-embel unsur politik apalagi profit, melainkan murni untuk memberikan edukasi tentang pers kepada masyarakat,” tegasnya.

(Red)

Exit mobile version