Tak Berkategori  

Hamka S.Pi, Menduduki Sekcam Masalembu, Berkometmen Bangun Perubahan

SUMENEP, (TransMadura.com) –
Kecamatan/Pulau Masalembu, Sumenep, Madura, Jawa Timur, sering mendapatkan sorotan dari masyarakat termasuk para Politisi, terkait pelayanan yang kurang maksimal.

Namun kali ini Pemerintah Kebupaten Sumenep terus melakukan pembenahan, salah satunya pergantian Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Masalembu, yang sekarang diduduki Hamka S.Pi, mantan Kasubag Program dan Perencanaan Dinas Perikanan setempat.

Hamka, tak lain adalah putra masalembu, berkometmen akan merubah kecamatan masalembu yang lebih baik, terutama dalam pelayanan masyarakat yang sering dikeluhkan.

“Saya kan putra masalembu sendiri, akan berkometmen membangun tanah kelahiran saya sendiri yang lebih baik, sepatutnya sebagai putra daerah,” katanya Kamis, (22/11/2018).

Akan tetapi, menurut Hamka, membangun untuk perubahan masalembu cukup kompleks dan tidak mudah membalik telapak tangan, namun yang paling substantif dalam perubahan sekala kecil harus sampai yang besar itu membutuhkan pemikiran ekstra dan harus bisa mengimplimentasikan apa yang terbaik untuk masyarakat masalembu.

“Kami terus melakukan langkah-langkah kontstruktif dalam meningkatkan senergitas yang kuat dengan masyarakat Masalembu, dan terus memberikan pelayan masyarakat lebih efektif dan efisien”, Janjinya.

Sebelumnya, 63 eselon 4a dan 4b Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali melakukan rotasi jabatan. Hal itu dilantik di Pendopo Agung Sumenep, Senin, (19/11/ 2019) sore.

Rotasi jabatan tersebut menjadi hal biasa dilakukan pemerintah daerah.
“Tidak ada yang istimewa dalam rotasi ini, yang istimewa apabila ASN mampu mengemban amanah sebagai abdi negara. Karena sangat sulit seseorang itu bisa mengemban amanah dengan baik. Kalau rotasi ini hanya sebagai bentuk penyegaran saja,” kata Bupati Sumenep A Busyro Karim dalam sambutannya.

Dia berharap rotasi jabatan menjadi cambuk bagi ASN untuk terus meningkatkan kualitas kinerja ditempat tugas yang baru.

Apalagi, kata Bupati Dua Periode itu hingga pertengahan November 2018 serapan anggaran dinilai sangat minim, yakni baru 46 persen lebih.

“Kami harap sisa waktu yang sangat sedikit ini dimanfaatkan semaksimal mungkin, harapannya hingga akhir tahun serapan APBD lebih maksimal buat apa anggaran menumpuk di Kasda,” tegasnya.

APBD Sumenep 2018 sebesar Rp 2 triliun 218 Miliar. Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan tahun 2017 yang hanya Rp 2,1 triliun. (Asm/Red)

Exit mobile version