Tak Berkategori  

Darul Hasyim Fath: Penerbangan Bandara Pagerungan Dibutuhkan Masyarakat

SUMENEP, (TransMadura.com) –
Anggota komisi III DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath, menilai keberadaan Penerbangan Pesawat Fixed Wings ke Bandara Pagerungan, Kepulauan, Kecamatan Sapeken, Sumenep, Madura, Jawa Timur dinilai cukup mendesak.

Hal ini sangat dibutuhkan bagi masyarakat setempat, khususnya terdampak ekploitasi PT KEI (Kangean Energy Indonesia).

“Pesawat Fixed Wings ini sangat dibutuhkan masyarakat bisa mendarat di Bandara milik perusahaan migas PT KEI yang sudah sejak 1992 lalu melakukukan ekploitasi migas di Sumenep, ” katanya.

Menurut politisi PDIP ini, pesawat kecil ini bukan komersil melainkan bisa dipakai untuk mengangkut pegawai KEI dalam tiga kali seminggu.

Yang paling penting juga katanya, bisa juga mengangkut warga yang mendesak, seperti mau melahirkan atau lainnya. “Jadi, inilah pengabdian Perusahaan migas kepada masyarakat, ” tuturnya.

Apalagi, kata politisi asal kepulauan ini, keberadaan pesawat nantinya dibiayai melalui CSR (Corparate Social Responsibility). Sehingga, sangat relevan untuk kebutuhan masyarakat.

“Kalau ini terjadi, maka perusahaan migas betul memberikan dampak bagi masyarakat, ” ucapnya.

Lanjutnya, penerbangan fixed wing ini akan membuka ruang masyarakat, khususnya kepulauan menggerakkan dalam roda perekonomian. Misalnya, ada bangunan kantor PT KEI di Sumenep, maka otomatis semua lini sektor ekonomi akan bergerak. “Lihat saja, kalau ini terjadi maka perekononomian akan bergerak. Tinggal political will dari pemangku kebijakan, ” tuturnya.

Bagaimana dengan pesawat komersil?, Politisi Moncong Putih ini mengungkapkan, pesawat komersil bisa dilaksanakan juga, bisa difokuskan di ruang yang lebih inklusif terbuka. Apalagi, sudah direncanakan di Arjasa.

“Substansinya, saat ini pengoperasian Fixed wings, ” tukas politisi asal Kepulauan ini.

Sebelumnya, Pemkab Sumenep meminta penggunaan Bandara Pagerungan kepada PT KEI untuk penerbangan Fixed Wings. Bahkan, permintaan itu sudah dilakukan sejak 2014. (Asm/Fero/Red)

Exit mobile version