PAMEKASAN, (TransMadura.com) – Pola produksi Garam yang masih tradisional Adalah antara Rp 800 ribu sampai Rp 900 ribu per ton, tergantung kualitasnya. Sedangkan, Produksi garam petani di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada musim ini sebanyak 6.541,25 ton.
Adapun harga garam tahun ini bervariasi, bergantung dengan kualitas garam itu sendiri. Apabila kualitasnya bagus, tentu harganya juga bagus, demikian pula sebaliknya.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pamekasan, Nurul Widiastuti bahwa perolehan jumlah tersebut berdasarkan pendataan petugas yang ada di lapangan.
“Tetapi, produksi garam petani kemungkinan terus bertambah, asalkan cuaca mendukung,” Ucapnya Jumat (03/08/2018) kemaren
Dijelaskan bahwa itu Terhitung hingga 30/07/2018 produksi garam mencapai 6.541,25 ton. Jumlah itu dari 15 desa di tiga kecamatan yang menjadi penghasil garam Madura,
Yang menjadi penghasilan Garam adalah di Kecamatan Tlanakan dengan total hasil produksi 33,00 ton dari luas lahan 2,6 hektare, Kecamatan Galis sebanyak 1.581,00 ton dengan luas lahan 245 hektare dan Kecamatan Pademawu dengan luasan lahan 445,4 hektare.
“Ketiga kecamatan itulah yang membuat Garam Pamekasan yang menjadi keuntungan,” tutup nurul. (Mam/Red)