PAMEKASAN, (TransMadura.com) Isu akan adanya demo di Sekolah Dasar Negri (SDN) Larangan Luar 3 kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, sangat mengkhawatirkan Wali dan Proses KBM Mandek. Kamis (19/04/2018)
Kekhawatiran tersebut disampaikan oleh ibu Sri Astutik, salah satu wali murid yang anaknya duduk di bangku kelas VI yang sedang mengikuti ujian.
“Sebelum ada isu akan ada demo, saya masih jaga anak di TK, tapi setelah saya melihat banyak murid SDN Larangan Luar 3 banyak yang pulang, saya mulai bertanya ada apa kok sudah pulang, karena kebetulan saya juga punya anak yang sekolah disana,” terangnya.
Setelah dirinya bertanya – tanya, iapun mulai dapat informasi bahwa disekolah tersebut bakal terjadi demo besar.
“Setelah dapat informasi bahwa disekolah anak saya bakal ada demo, saya datangi pihak sekolah langsung dan bertanya, ternyata disini aman-aman saja,” tuturnya.
Namun dirinya tetap saja khawatir, apalagi anaknya duduk dibangku kelas VI dan saat ini sedang mengikuti ujian praktek.
“Setelah saya mendapat keterangan dari pihak sekolah, bahwa sampai saat ini disekolahnya tidak terjadi demo, apalagi saya sudah memastikan sendiri disini tidak terjadi apa-apa, saya pun pulang kembali ke TK untuk jaga anak yang satunya, sementara anak saya yang satunya bertahan tidak pulang dan tetap mengikuti ujian sampai selesai, dari kejadiannya ini kami tetap saja khawatir pak,” tukas dia.
Sementara Menurut Kepala sekolah Akhmad Hidayat mengatakan bahwa, di Sekolahnya aman kondusif dan tidak terjadi aksi demo hingga saat ini.
“Memang sekitar pukul 07.30 WIB di sekolah kami sempat rame karena ada isu di sekolah kami akan ada aksi demo besar-besaran,” katanya.
Akibat dari isu yang dikembangkan tersebut sekitar jam 7.30 WIB sebagian wali murid sudah menjemput paksa anaknya dari sekolahnya.
Akhmad Hidayat melanjutkan, bahwa dirinya bersama guru yang lain sudah melarang muridnya untuk tidak pulang sebelum jam pelajaran berakhir.
“Saya sudah berupaya untuk melarang agar murid disini tidak pulang dan tetap mengikuti pelajaran, apalagi yang kelas VI, karena mereka sekarang sedang menjalani ujian praktek, dan Alhamdulillah mereka bertahan sempai selesai,” tuturnya.
Namun menurutnya, ada sebagian dari kelas yang lain terpaksa pulang karena adanya isu dari oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut.
“Mungkin saja karena isu demo tersebut sudah membuat kekhawatiran para orang tua murid disini,” terangnya.
Dirinya berharap untuk selanjutnya wali murid tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang dikembangkan oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab, dan justru akan menghambat dan merugikan proses pendidikan disekolahnya.
“Kami Berharap mulai besok wali murid SDN Larangan Luar 3 Pamekasan sudah mengantarkan anaknya kembali, dan aktif sekolah lagi dengan mengikuti mata pelajaran disini sampai jam pelajaran berakhir,” Pungkasnya.
Reporter : Imam Mahdi
Editor : Red